Bupati Thaher Rombak Birokrasi, Lantik 45 Pejabat dan Tegaskan “Disiplin ASN Harga Mati”
Bupati Thaher Rombak Birokrasi, Lantik 45 Pejabat dan Tegaskan “Disiplin ASN Harga Mati”
Langgur Tribunnusantara-web.id — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat roda pemerintahan. Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi melantik 45 pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkungan Pemkab Maluku Tenggara, Kamis (18/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi guna meningkatkan profesionalisme aparatur, mempercepat pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat di Bumi Larvul Ngabal.
Prosesi pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Maluku Tenggara Nomor 821.23-SK-02-2026 tentang pengangkatan pejabat administrator dan Nomor 821.24-SK-01-2026 tentang pengangkatan pejabat pengawas, setelah mendapat persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dalam rotasi tersebut, sejumlah posisi penting mengalami pergantian, di antaranya Pius Frids Diwot Wokanubun, S.Sos., M.Si. sebagai Camat Kei Kecil Timur, Ahmad Ingratubun, S.Kes. sebagai Direktur RSUD Karel Sadsuitubun, Benyamin Ohora, S.E. sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Ester Yuditwati Revo, S.Sos. sebagai Kepala Bagian Umum Setda, serta John Henry Indratugun, S.P. sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda.
Selain itu, sejumlah jabatan Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, Kepala Subbagian, Kepala Seksi, hingga pejabat pengawas pada berbagai OPD turut dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta menjunjung tinggi aturan yang berlaku.
Dalam arahannya, Bupati Thaher Hanubun mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, bangsa, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Disiplin adalah harga mati. Kehadiran tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan sesuai target, patuh terhadap aturan, dan menjadi teladan dalam bekerja adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar,” tegas Thaher.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas kinerja aparatur. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar setiap keputusan yang diambil harus berpijak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Mengakhiri sambutannya, Thaher mengajak seluruh pejabat menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan membuktikan kecintaan kepada daerah melalui kerja nyata.
“Jangan pernah mengkhianati daerah ini. Cintailah Maluku Tenggara dengan bekerja sungguh-sungguh, penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Baik dan buruk daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Editor : Bruce Elang








































Komentar via Facebook