Redam Gejolak, Polres Malra Gelar Doa Lintas Agama: “Keamanan Butuh Campur Tangan Tuhan”

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 30 Agustus 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Redam Gejolak, Polres Malra Gelar Doa Lintas Agama: “Keamanan Butuh Campur Tangan Tuhan”

Tual, TribunNusantara.web.id |  Menyusul mencuatnya isu seruan aksi nasional, Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara menggelar doa bersama lintas agama di halaman Mapolres, Sabtu (30/8/2025) pukul 11.30 WIT.

Acara khidmat ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh lintas agama, serta berbagai pemangku kepentingan. Doa dipanjatkan bergantian oleh perwakilan Islam, Katolik, Protestan, dan Hindu, menandai simbol persaudaraan yang kental di Bumi Larvul Ngabal.

Wakil Bupati Malra, Charlos Viali Rahantoknam, bersama Ketua DPRD, Stepanus Layanan, ikut hadir mendampingi Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi serta jajaran utama Polres.

Kebersamaan mereka menghadirkan pesan jelas: keamanan bukan semata urusan aparat, melainkan juga ikhtiar spiritual.

“Doa lintas agama ini adalah pengakuan bahwa kekuatan kita terbatas. Stabilitas dan kedamaian hanya bisa tercapai bila juga melibatkan campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Kapolres Rian Suhendi, tegas.

Ia menambahkan, seluruh ajaran agama sejatinya mengajarkan misi yang sama: menjaga kedamaian, mempererat persaudaraan, dan merawat persatuan bangsa.

Menanggapi isu seruan aksi demonstrasi pada Senin mendatang, Rian mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pemantauan. Hingga kini, kabar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Mari tetap tenang, teliti sebelum bertindak, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketenteraman Maluku Tenggara,” pesannya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang dibangun atas keberagaman suku, budaya, dan agama. Persatuan, menurutnya, adalah kunci agar bangsa tidak terpecah oleh riak-riak kecil.

“Jangan sampai perbedaan justru melemahkan kita. Semangat bersatu, berdaulat, demi rakyat sejahtera dan Indonesia maju harus selalu kita pegang teguh,” pungkasnya.
 

Writter : Bruce Elang