Wali Kota Ambon Geram Soal Bentrokan Pemuda: “Tak Bisa Jaga Perdamaian, Silakan Pulang Kampung”

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 27 November 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Wali Kota Ambon Geram Soal Bentrokan Pemuda: “Tak Bisa Jaga Perdamaian, Silakan Pulang Kampung”

Ambon, TribunNusantara.web.id | Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengecam keras aksi kekerasan dan praktik main hakim sendiri yang kembali mencoreng wajah Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir.

Ia menegaskan, Ambon adalah kota yang menjunjung perbedaan dan hak asasi manusia, sehingga siapa pun yang tidak mampu menjaga kedamaian diminta mempertimbangkan untuk kembali ke kampung halaman.

“Ambon ini kota yang menghargai keberagaman. Kalau tidak bisa menjaga itu, lebih baik pulang kampung,” ujar Bodewin, Rabu, 26 November 2025.

Bodewin memerintahkan seluruh raja, kepala desa, dan lurah untuk segera mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di setiap wilayah. Pengaktifan pos keamanan, katanya, menjadi langkah penting untuk memastikan warga merasa aman, terutama pada malam hari.

“Saya minta semua raja, kades, dan lurah untuk menghidupkan pos-pos kamling. Itu penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Bodewin, keberadaan pos keamanan lingkungan dapat menjadi garda terdepan pencegahan tindak kriminal dan bentrokan antarwarga. Ia mencontohkan, anak-anak yang pulang belajar malam akan merasa lebih terlindungi bila ada penjagaan di sekitar pemukiman mereka.

“Kalau ada pos kamling, orang tidak punya lagi kesempatan untuk berbuat kejahatan. Kejahatan itu terjadi bukan hanya karena ada niat, tetapi juga karena ada kesempatan,” ujarnya menegaskan.

Ia berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga ketertiban dan memperkuat solidaritas sosial agar Ambon tetap menjadi kota yang aman dan nyaman bagi semua.

 

(BR)