1.448 P3K Maluku Barat Daya Segera Dilantik, GMNI Dipuji Sebagai Garda Generasi Emas

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 28 Agustus 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

1.448 P3K Maluku Barat Daya Segera Dilantik, GMNI Dipuji Sebagai Garda Generasi Emas

Tiakur – TribunNusantara-Web.id | 
Kabar baik datang bagi ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Pemerintah memastikan, sebanyak 1.448 P3K tahap pertama akan resmi dilantik pada September 2025 dan mulai aktif bertugas per 1 Oktober 2025.

Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM MBD, Yosepina Matmey, S.Si, usai aksi demonstrasi jilid II Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) MBD di halaman Kantor Bupati, Kamis (28/8/2025).

Ia menegaskan seluruh proses pengusulan Nomor Induk P3K ditargetkan rampung sebelum 10 September 2025.

“Dari total 1.448 formasi, sebanyak 1.131 telah mendapat persetujuan BKN Regional Makassar per 22 Juni 2025. Proses ini sempat kami jeda untuk menghormati kerja Pansus DPRD yang menyelidiki dugaan pelanggaran seleksi. Namun, kini seluruh tahapan kembali berjalan,” ujar Matmey.

Ia menambahkan, progres pengusulan NIP sudah mencapai 80 persen. Dari jumlah itu, 1.131 formasi siap ditandatangani Bupati, sementara 317 formasi lainnya masih menunggu penyelesaian administrasi. Matmey juga menepis tudingan adanya intervensi dalam seleksi.

“Akun pendaftaran dibuat langsung oleh peserta menggunakan NIK masing-masing, dan tes sepenuhnya berbasis sistem BKN yang tidak bisa diintervensi,” tegasnya.

Pemerintah daerah, melalui Asisten III Administrasi Umum, Yafet Lelatobur, menegaskan komitmen Pemkab untuk menuntaskan tahapan ini sesuai aturan. Ia sekaligus menyampaikan apresiasi kepada GMNI yang dinilai konsisten mengawal aspirasi publik.

Sementara itu, GMNI menegaskan aksi mereka murni perjuangan untuk kepentingan P3K. Koordinator Lapangan GMNI, Henry Lekipera, bahkan mengucapkan sumpah di depan publik.

“Kami bersumpah demi nama Tuhan Yesus bahwa perjuangan ini murni untuk basudara-basudara P3K. Kami puas dengan jawaban Pemda, tapi GMNI akan tetap mengawal sampai seluruh proses tuntas,” katanya penuh emosi.

Nada serupa disampaikan Koordinator Lapangan II, Alfrens Lelau.

“Ada ribuan orang yang menaruh harapan pada proses ini. Karena itu BKPSDM wajib mempercepat pengusulan NIP,” ujarnya.

Ketua GMNI MBD, Ridolof Loimalitna, menyebut perjuangan mereka belum selesai.

“Kami bangga dengan hasil yang sudah dicapai. Tetapi kami tidak boleh terlena. GMNI akan terus berdiri di garda depan hingga seluruh P3K benar-benar menerima SK dan bekerja,” tegasnya.

Dukungan terhadap GMNI juga datang dari para tenaga P3K yang enggan disebut namanya. Mereka menyebut perjuangan mahasiswa itu sebagai penopang harapan.

“Kami sangat berterima kasih. Bagi kami, GMNI adalah pejuang, kesatria muda, sekaligus generasi emas untuk masa depan Maluku Barat Daya,” ungkap mereka penuh rasa haru.

 

Writter : Karel