3 Tahun Pakai Carter, Kini Jamaah Haji Maluku Terbang Langsung dengan Garuda Indonesia

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 07 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

3 Tahun Pakai Carter, Kini Jamaah Haji Maluku Terbang Langsung dengan Garuda Indonesia

Ambon,Tribun-nusantara.web.id Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Jabal Nur Asrama Haji Waeheru, Kamis (7/5/2026), saat proses pelepasan jamaah haji Provinsi Maluku tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi berlangsung. Momen ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan tonggak sejarah karena menjadi pelaksanaan perdana penyelenggaraan ibadah haji yang dipimpin langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi daerah, mulai dari Gubernur Maluku, unsur TNI dan Polri, instansi vertikal, hingga tokoh masyarakat dan pemuka agama.

Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Maluku, Djumadi Wali, S.Ag., M.H., menyampaikan laporan lengkap persiapan keberangkatan.

“Ibadah haji adalah puncak perjalanan spiritual umat Islam, namun juga kegiatan yang sangat kompleks karena melibatkan banyak pihak dan membutuhkan persiapan matang. Pemerintah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh proses berjalan baik, mulai dari pendaftaran hingga jamaah kembali ke tanah air,” ujar Djumadi.

-Ganti Maskapai, Bukti Peningkatan Layanan

Tahun ini, sebanyak 587 orang akan diberangkatkan menuju Tanah Suci, yang terbagi dalam dua kloter:

- Kloter 24: 388 jamaah plus 5 petugas, total 393 orang

- Kloter 26: 191 jamaah plus 3 petugas, total 194 orang

Salah satu perubahan signifikan yang disampaikan adalah pergantian armada penerbangan. Jika tiga tahun sebelumnya menggunakan pesawat carteran, di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa, seluruh jamaah tahun ini akan diangkut menggunakan pesawat milik maskapai nasional, Garuda Indonesia, langsung dari Bandara Pattimura.

Djumadi juga menyampaikan bahwa terdapat satu orang jamaah yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Panitia dan seluruh pihak terus mendoakan agar kondisi beliau segera membaik dan dapat bergabung bersama rombongan.

-Rute dan Jadwal Keberangkatan

Perjalanan jamaah akan singgah terlebih dahulu di embarkasi Makassar sebelum melanjutkan penerbangan internasional:

Kloter 24

- 8 Mei dini hari: 3 penerbangan berangkat berturut-turut pukul 01.50, 02.05, dan 02.20 WIT, dengan estimasi tiba di Makassar selisih sekitar 50 menit

- Penerbangan ke Jeddah berangkat pukul 09.10 WITA, tiba di Bandara King Abdul Aziz pukul 17.55 waktu Arab Saudi

- Jadwal kepulangan: 18 Juni 2026 pukul 20.20 WITA

Kloter 26

- 8 Mei siang: Penerbangan pertama berangkat pukul 14.10 WIT

- 9 Mei siang: Penerbangan kedua berangkat pukul 14.25 WIT?

- Keberangkatan ke Tanah Suci dilakukan pada 9 Mei pukul 21.15 WITA dan tiba di tujuan keesokan harinya, 10 Mei, pukul 06.00 waktu setempat

- Jadwal kepulangan: 20 Juni 2026 pukul 07.35 WITA

*Administrasi Lengkap, Menunggu Hasil Tes Kesehatan

Seluruh dokumen perjalanan mulai dari paspor, visa, kartu Nusuk, hingga gelang identitas khusus jamaah, sudah 100 persen siap dan telah dibagikan kepada masing-masing peserta. Saat ini, tahap akhir yang sedang berlangsung adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim dari Balai Karantina Kesehatan untuk memastikan kelayakan terbang setiap jamaah.

“Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan baik, sehingga perjalanan berjalan lancar sesuai standar layanan terbaik yang telah kami siapkan,” tegas Djumadi.

-Pesan untuk Jamaah

Sebagai penutup, panitia mengingatkan seluruh calon tamu Allah untuk selalu menjaga kondisi fisik, mengatur pola makan, dan beristirahat dengan cukup. Jamaah juga diminta untuk memprioritaskan ibadah utama, senantiasa menjaga nama baik Provinsi Maluku, serta mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku selama berada di Tanah Suci.

(M.N)