32 Gereja Dijaga, Polres Tual Pastikan Ibadah Minggu Paskah Berlangsung Kondusif

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 05 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

32 Gereja Dijaga, Polres Tual Pastikan Ibadah Minggu Paskah Berlangsung Kondusif

Tual, TribunNusantara.web.id | Aparat Polres Tual mengerahkan personelnya untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Minggu Paskah di 32 gereja yang tersebar di wilayah Kota Tual, Ahad (5/4/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat merayakan kebangkitan Yesus Kristus dalam suasana aman dan khusyuk.

Sejak pagi hari, personel kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik. Setiap gereja dijaga antara empat hingga delapan personel, disesuaikan dengan jumlah jemaat dan tingkat kerawanan lokasi. Beberapa gereja yang dihadiri ratusan hingga ribuan jemaat mendapat pengamanan lebih intensif.

Selain penjagaan statis di area gereja, aparat juga melakukan patroli keliling serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Koordinasi antara kepolisian, pengurus gereja, dan unsur pengamanan internal turut diperkuat. Pola pengamanan terpadu ini dinilai penting untuk memastikan deteksi dini terhadap setiap potensi kerawanan, terutama pada momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan mobilitas masyarakat.

Sepanjang pelaksanaan ibadah, situasi terpantau kondusif. Tidak ada laporan gangguan keamanan maupun insiden yang mengganggu jalannya perayaan. Jemaat dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tenang hingga selesai.

Kepolisian menyatakan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam momentum perayaan keagamaan. Pengamanan serupa akan tetap dilakukan pada kegiatan-kegiatan besar berikutnya sebagai bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi seluruh warga.

Momentum Paskah di Kota Tual pun berlangsung dalam suasana damai—sebuah penanda bahwa toleransi dan keamanan publik dapat berjalan beriringan ketika koordinasi dan kesiapsiagaan dijalankan secara konsisten.