99 Tahun Mengabdi, TMM Siap Sambut Yubelium 100 Tahun: Mengakar dalam Iman, Berbuah untuk Masyarakat
Ambon,Tribun-nusantara.web.id. Sebuah perjalanan hampir satu abad pengabdian menjadi alasan syukur dan kebanggaan. Tarekat Maria Mediatrix (TMM) resmi memulai rangkaian perayaan menuju Yubelium 100 Tahun dengan acara pencanangan yang berlangsung khidmat di Gedung Katholik Center Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Jumat (1/5/2026). Acara ini dihadiri oleh jajaran pemimpin daerah dan tokoh lintas elemen, menandakan betapa besar peran lembaga ini bagi kemajuan Ambon dan Maluku.
Mewakili Wali Kota Ambon, Wakil Wali Kota Ely Toisutta menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang telah ditorehkan selama 99 tahun terakhir. Baginya, TMM bukan sekadar komunitas religius, melainkan mitra sejati pemerintah dalam membangun peradaban masyarakat.
“Para suster telah membuktikan bahwa kasih Tuhan tidak hanya diucapkan, tetapi dibuktikan lewat karya nyata. Dari sekolah, rumah sakit, hingga pelayanan sosial di tengah masyarakat, kehadiran mereka selalu membawa manfaat bagi siapa saja tanpa membedakan latar belakang,” ujar Ely.
Perjalanan panjang ini dirangkum dalam tema “Berakar dalam Kristus, Berbuah bagi Dunia”, yang diambil dari Injil Yohanes 15:5: “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.” Maknanya sangat dalam, mengingatkan bahwa setiap kekuatan dan keberhasilan pelayanan bersumber dari hubungan erat dengan Sang Pencipta. Dari akar iman yang kuat itulah kemudian lahir buah berupa pengabdian, kepedulian, dan kesaksian hidup yang menginspirasi.
Pencanangan ini juga menjadi momentum penting untuk merenung dan mempersiapkan diri menyongsong puncak perayaan pada tahun 2027 mendatang. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen, memperdalam nilai-nilai spiritual, serta memperbarui strategi pelayanan agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Pemerintah Kota Ambon menilai kontribusi TMM memiliki dampak ganda. Di satu sisi memperkokoh kehidupan beragama dan spiritualitas, di sisi lain turut membentuk karakter masyarakat yang berdaya, saling peduli, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.
Lebih istimewa lagi, di tengah keberagaman yang menjadi identitas khas tanah Maluku, semangat pelayanan TMM menjadi jembatan persaudaraan. Melintasi batas suku, budaya, agama, dan status sosial, kehadiran mereka berperan besar memelihara kedamaian, mempererat persatuan, dan mewujudkan kesejahteraan bersama.
Di akhir sambutannya, Ely mengucapkan selamat ulang tahun ke-99 kepada seluruh keluarga besar Tarekat Maria Mediatrix. Ia berdoa agar seluruh rangkaian persiapan menuju Yubelium 100 Tahun berjalan lancar, penuh makna rohani, dan senantiasa dilimpahi rahmat serta bimbingan Tuhan Yang Maha Esa.
Turut hadir menyemarakkan acara tersebut Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Uskup Diocese Amboina, Pimpinan Pusat TMM, Anggota DPRD Provinsi Maluku Saudah Tethool, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dari tingkat provinsi maupun kota.
(H.R)








































Komentar via Facebook