AFA Kepulauan Kei Gaungkan #PeaceFromKei Pawai Piala Dunia 2026 Siap Jadi Simbol Persaudaraan.

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 06 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

AFA Kepulauan Kei  Gaungkan #PeaceFromKei Pawai Piala Dunia 2026 Siap Jadi Simbol Persaudaraan.

AFA Kepulauan Kei  Gaungkan #PeaceFromKei Pawai Piala Dunia 2026 Siap Jadi Simbol Persaudaraan.

KEPULAUAN KEI Tribunnusantara-web.id – Euforia menyambut FIFA World Cup 2026 mulai terasa di Kepulauan Kei. Asosiasi Fans Argentina (AFA) Kepulauan Kei Tual–Maluku Tenggara mematangkan persiapan pawai akbar yang akan digelar pada 11 Juni 2026 mendatang dengan mengusung semangat persaudaraan, persatuan, dan perdamaian melalui tagar #PeaceFromKei.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang berlangsung di depan Kantor Wali Kota Tual, Sabtu (6/6/2026) malam. Pertemuan itu dihadiri pengurus, pembina, serta anggota komunitas yang sepakat menjadikan pawai sebagai simbol kedewasaan suporter sekaligus ajang memperlihatkan wajah damai masyarakat Kepulauan Kei kepada publik.

Ketua AFA Kepulauan Kei, Chein Rahayaan, menegaskan bahwa status Argentina sebagai juara bertahan dunia harus menjadi motivasi bagi seluruh pendukung untuk tampil lebih tertib, kompak, dan berkelas.

“Pawai ini bukan sekadar konvoi atau perayaan sepak bola. Ini momentum menunjukkan bahwa suporter mampu menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan ketertiban,” ujarnya.

Pembina AFA Kepulauan Kei, Agustinus Buce Rahakbauw atau yang akrab disapa Obama, mengingatkan seluruh anggota agar selalu mengedepankan sikap dewasa serta menjalin koordinasi dengan aparat keamanan demi kelancaran kegiatan.

“Jangan mudah terpancing emosi. Jika ada persoalan, selesaikan dengan baik dan tetap jaga nama baik komunitas,” pesannya.

Sementara itu, Koordinator Konvoi AFA Kepulauan Kei, Ye Husein Alhamid (Songko Miring), menilai komunitas suporter memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya pesta sepak bola dunia.

Menurutnya, ribuan pendukung Argentina yang tersebar di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara harus menjadi pelopor terciptanya suasana yang aman, damai, dan penuh persaudaraan.

Sebagai bagian dari kampanye damai, AFA Kepulauan Kei juga meluncurkan gerakan media sosial bertajuk #PeaceFromKei. Kampanye ini akan diisi berbagai video pendek berisi ajakan menjaga toleransi, menghormati perbedaan pilihan tim, serta memperkuat persaudaraan antarwarga selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.

“Melalui #PeaceFromKei, kami ingin menunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menyebarkan pesan kemanusiaan,” kata salah satu peserta rapat.

Selain menetapkan Taman Kota sebagai titik kumpul sebelum bergerak menuju Stadion Maren, rapat juga membahas kesiapan kendaraan komando, pemasangan spanduk, dokumentasi menggunakan drone, hingga pembagian tugas koordinator lapangan di sepanjang rute pawai.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari para pembina komunitas yang menyatakan kesiapan membantu penyediaan sound system guna menunjang kelancaran acara.

Sekretaris AFA Kepulauan Kei, Adhy Zahlan Kabalmay, turut mengingatkan seluruh anggota agar menjaga etika komunikasi di media sosial dan menghindari penyebaran konten yang berpotensi memicu provokasi.

“Kita harus menjadi contoh dalam menyebarkan informasi yang positif, edukatif, dan menyejukkan,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan penyerahan dana awal organisasi sebesar Rp500.000 dari anggota AFA, Mince Foudubun, yang sebelumnya meraih prestasi dalam kegiatan Republic of Elite Pemda. Dana tersebut diterima langsung oleh Bendahara AFA Kepulauan Kei Tual–Malra, Kiran, untuk mendukung pelaksanaan nonton bareng dan pawai akbar menyambut Piala Dunia 2026.

Dengan semangat kebersamaan dan kampanye #PeaceFromKei, AFA Kepulauan Kei berharap pawai nanti tidak hanya menjadi perayaan sepak bola, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa masyarakat Kei menjunjung tinggi nilai perdamaian, toleransi, dan persaudaraan.

Editor : Bruce Elang