Aklamasi Tanpa Lawan, Alhidayat Wajo Pimpin Persambi Maluku: Harapan Baru atau Minim Regenerasi?
Aklamasi Tanpa Lawan, Alhidayat Wajo Pimpin Persambi Maluku: Harapan Baru atau Minim Regenerasi?
Ambon Tribunnusantara-web.id — Kepemimpinan PERSAMBI Provinsi Maluku resmi berganti. Alhidayat Wajo ditetapkan sebagai Ketua Umum periode 2026–2031 dalam musyawarah yang digelar di Ambon, 1 Mei 2026.
Namun, proses pemilihan berlangsung tanpa persaingan. Alhidayat melaju sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi setelah tidak ada satu pun kandidat dari kabupaten/kota yang mencalonkan diri.
Situasi ini memunculkan dua tafsir: soliditas internal organisasi atau justru sinyal lemahnya regenerasi dan partisipasi dalam tubuh Persambi Maluku.
Mantan ketua, Marcel Laiyanan, menilai Alhidayat sebagai figur yang layak memimpin. Ia menyebut sosok muda tersebut energik dan aktif dalam dunia olahraga.
“Kami yakin di bawah kepemimpinannya, Persambi Sambo Maluku akan berkembang lebih baik,” ujarnya.
Di sisi lain, latar belakang Alhidayat sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku sekaligus Ketua Komisi III memberi warna tersendiri. Ia juga merupakan kader PDI Perjuangan yang membidangi pemuda dan olahraga.
Kombinasi kekuatan politik dan olahraga ini berpotensi mempercepat dukungan kebijakan dan anggaran. Namun, publik kini menunggu pembuktian: apakah kepemimpinan baru ini mampu mendorong prestasi atlet dan sistem pembinaan yang berkelanjutan.
Aklamasi mungkin mempermudah jalan menuju kursi ketua. Tapi ujian sesungguhnya adalah bagaimana menghidupkan kompetisi, memperkuat regenerasi, dan membawa Sambo Maluku berbicara di level nasional.
"Elang Kei"








































Komentar via Facebook