Antrean BBM di Ambon Tak Ada Kelangkaan, Walikota Pastikan Stok Aman dan Siap Jaga Stabilitas Harga

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 31 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Antrean BBM di Ambon Tak Ada Kelangkaan, Walikota Pastikan Stok Aman dan Siap Jaga Stabilitas Harga

Ambon,Tribun-nusantara.web.id. Meskipun beberapa SPBU di Kota Ambon sempat menghadapi antrean panjang pasca libur Lebaran, Wali Kota Bodewin Wattimena menegaskan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di daerah ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Klarifikasi ini disampaikan usai ia menghadiri rapat paripurna ke-2 masa persidangan II tahun sidang 2025/2026 di gedung DPRD Kota Ambon pada Selasa (31/03/2026). Menurutnya, antrean yang muncul bukan karena persediaan terbatas, melainkan akibat lonjakan permintaan dari masyarakat yang baru kembali dari perjalanan mudik, yang kemudian diperparah oleh kepanikan akibat informasi tidak benar.

"Kita melihat banyak warga yang langsung mengisi BBM setelah pulang mudik, yang membuat antrean memanjang. Sayangnya, kondisi ini kemudian digunakan untuk menyebarkan spekulasi bahwa BBM sedang langka – padahal kenyataannya pasokan kita tetap terjamin dengan baik," ujar Wattimena.

Walikota menjelaskan bahwa fenomena panic buying atau pembelian berlebihan yang terjadi sebagian besar dipicu oleh informasi menyesatkan yang beredar di media sosial. Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Pemerintah Kota Ambon telah melakukan koordinasi erat dengan pihak Pertamina serta melakukan pengecekan langsung ke lapangan bersama Polresta Pulau Ambon.

"Hasil pantauan kita menunjukkan bahwa BBM benar-benar aman. Pertamina juga telah memberikan jaminan bahwa stok akan terus disuplai secara cukup sesuai kebutuhan. Jadi bagi seluruh warga Ambon, tidak ada alasan untuk khawatir," tegasnya dengan tegas.

Soal spekulasi kenaikan harga BBM yang disebut-sebut akan diberlakukan mulai 1 April mendatang, Wattimena mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang tidak memiliki sumber resmi.

"Setiap kebijakan terkait harga BBM pasti akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah pusat melalui saluran yang sah. Jangan pernah percaya informasi yang hanya beredar di media sosial atau melalui mulut ke mulut," katanya.

Ia juga mengingatkan akan dampak buruk yang bisa muncul akibat kepanikan masyarakat, seperti lonjakan harga BBM eceran di tingkat pengecer yang tidak terkendali. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam membeli BBM.

"Jangan sampai kita membeli lebih dari yang dibutuhkan. BBM hari ini tersedia, besok pun akan tetap ada. Mari kita sama-sama menjaga stabilitas dengan hanya mengandalkan informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina," pungkasnya.

(H.R)