ATASI KRISIS AIR DI POLIWU, KODIM 1511 PULAU MOA GERAK CEPAT BANGUN SUMUR BOR LEWAT TMMD KE-128
POLIWU - PULAU MOA, MALUKU BARAT DAYA – TRIBUN NUSANTARA - Web - id /Harapan baru bagi para peternak di Desa Persiapan Poliwu mulai terlihat. Menghadapi krisis air yang kerap melanda saat musim kemarau, Kodim 1511/Pulau Moa bergerak cepat dengan merencanakan pembangunan sumur bor melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini menjadi solusi nyata atas kesulitan yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya para peternak sapi dan kerbau yang bergantung pada ketersediaan air untuk keberlangsungan usaha mereka.
Selama bertahun-tahun, keterbatasan air bersih menjadi persoalan utama di Desa Persiapan Poliwu, terutama saat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga mengancam produktivitas dan kesehatan ternak.
Keluhan masyarakat akhirnya sampai kepada jajaran Kodim 1511/Pulau Moa dan langsung ditindaklanjuti melalui program TMMD ke-128, dengan menjadikan pembangunan sumur bor sebagai salah satu prioritas utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Komandan Kodim 1511/Pulau Moa, Letkol Inf Nuriman Siswandi, menegaskan bahwa pembangunan sumur bor akan segera direalisasikan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
“Sumur bor ini diharapkan mampu memberikan akses air bersih yang lebih stabil bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk mendukung aktivitas peternakan,” ujar Letkol Inf Nuriman Siswandi saat bertemu langsung dengan para peternak, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, pemanfaatan sumur bor dipilih karena mampu menjangkau sumber air tanah yang lebih dalam, sehingga debit air lebih stabil dan tidak mudah terpengaruh oleh kondisi musim.
Rencana pembangunan ini juga mendapat perhatian serius dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Inf M. Ibnu Subroto, bersama Kepala Seksi Teritorial Korem 151/Binaya, Kolonel Inf Dian Aksadiyanmita.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Wasev turun langsung ke Desa Persiapan Poliwu dan berdialog dengan para peternak untuk mendengar secara langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait keterbatasan air.
Ketua Kelompok Peternak, Olefyanus Saiklela, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat yang diberikan oleh Kodim 1511/Pulau Moa terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur karena keluhan masyarakat terkait air untuk ternak didengar dan segera ditindaklanjuti. Ini sangat membantu kami,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini keterbatasan air menjadi tantangan terbesar bagi para peternak, terutama saat musim kemarau, yang berdampak langsung pada kondisi kesehatan dan produktivitas ternak.
Dengan adanya pembangunan sumur bor, masyarakat berharap kebutuhan air dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas peternakan dan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga.
Program TMMD ke-128 di Kabupaten Maluku Barat Daya sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui pendekatan langsung dan responsif terhadap kondisi di lapangan.
Langkah ini kembali menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal Indonesia.
(KAREL MOA)








































Komentar via Facebook