Bapenda dan Pelindo Regional 4 Fakfak Jalin Sinergi, Dorong Optimalisasi PAD Lewat Pemanfaatan Aset Pelabuhan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 19 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bapenda dan Pelindo Regional 4 Fakfak Jalin Sinergi, Dorong Optimalisasi PAD Lewat Pemanfaatan Aset Pelabuhan

Fakfak, TribunNusantara.web.id |  Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperkuat kolaborasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Fakfak.

Sinergi ini resmi dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemanfaatan dan pengelolaan lahan di kawasan Pelabuhan Fakfak.

Kesepakatan ini menandai babak baru dalam pola kerja sama antara pemerintah daerah dan BUMN strategis di sektor kepelabuhanan.

Bapenda Fakfak menilai, keberadaan pelabuhan bukan hanya sebagai pintu masuk dan keluar arus barang maupun orang, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar yang dapat dioptimalkan sebagai sumber penerimaan daerah.

Dalam kerja sama tersebut, aset lahan milik pemerintah daerah seluas 1.860 meter persegi akan dimanfaatkan untuk kegiatan komersial di area pelabuhan. Pemanfaatan lahan ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam bentuk pajak dan retribusi yang akan masuk ke kas daerah.

Plt. Kepala Bapenda Fakfak, Lukito Saksmo Jati, ST., MM., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Pelindo bukan semata urusan administratif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“Kerja sama ini penting bukan hanya karena meningkatkan penerimaan PAD, tetapi juga mendorong pemberdayaan aset daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan mendukung inovasi layanan publik. Dengan begitu, Fakfak bisa membangun fondasi pembangunan berkelanjutan yang lebih kuat,” ujarnya.

Menurut Lukito, pengelolaan PAD yang efisien dan akuntabel menjadi kunci dalam mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN seperti Pelindo, daerah akan mampu memaksimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperluas ruang fiskal untuk pembiayaan pembangunan.

Sementara itu, pihak Pelindo Regional 4 Fakfak yang diwakili oleh Manager Keuangan dan Umum, Thakbir, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyebut, sinergi antara Pelindo dan Pemda Fakfak dapat menciptakan dampak positif ganda.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya menguntungkan perusahaan maupun pemerintah daerah, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Peningkatan PAD akan membuka peluang pembangunan infrastruktur pelabuhan yang lebih modern, sekaligus memperkuat konektivitas dan perekonomian lokal,” kata Thakbir.

Ke depan, kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pengelolaan lahan, tetapi juga berpotensi diperluas ke bidang lain, seperti pengembangan fasilitas pendukung pelabuhan, pemanfaatan ruang usaha bagi UMKM, hingga program tanggung jawab sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekitar.

Dengan sinergi Bapenda dan Pelindo ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak menunjukkan komitmen untuk terus menggali sumber-sumber pendapatan baru, tanpa mengabaikan aspek transparansi dan keberlanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi kerja sama daerah lain, di mana aset publik dapat dikelola secara produktif untuk menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat luas.

 

Writter : Den