Bapenda dan Samsat Fakfak Bersinergi, Targetkan Lonjakan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 16 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bapenda dan Samsat Fakfak Bersinergi, Targetkan Lonjakan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor

Fakfak, TribunNusantara.web.id |  Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memperkuat langkah strategis dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Fakfak, sinergi digalakkan untuk mengoptimalkan penerimaan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Plt. Kepala Bapenda Fakfak, Lukito Saksomo Jati, ST., MM., menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci.

“Optimalisasi pajak daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan berbagai instansi pemungut, termasuk Samsat Fakfak, PLN, Pelindo, dan Bank Papua,” ujarnya.

Sejumlah perjanjian kerja sama (PKS) telah ditandatangani. Dengan PLN, Bapenda memaksimalkan pungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ).

Dengan Pelindo, kerja sama diarahkan pada pemanfaatan dan pengelolaan lahan pelabuhan.

Sementara bersama Bank Papua, layanan pajak dan retribusi daerah kini semakin mudah lewat sistem tax online.

Untuk sektor pajak kendaraan bermotor, kolaborasi Bapenda dan Samsat mulai menunjukkan hasil nyata.

Per 16 September 2025, kontribusi opsen PKB telah mencapai Rp1,15 miliar, sedangkan opsen BBN-KB menyumbang Rp497 juta ke kas daerah.

Padahal, pada tahun sebelumnya, Kabupaten Fakfak belum memperoleh pendapatan dari dua sektor pajak ini.

“Kontribusi opsen PKB dan BBN-KB akan menjadi salah satu penopang utama target PAD Fakfak tahun 2025,” kata Lukito.

Tidak berhenti pada pemungutan rutin, pemerintah juga meluncurkan kebijakan insentif berupa penghapusan sanksi administrasi serta pengurangan pokok pajak dan bea balik nama kendaraan.

Program ini berlangsung sejak 1 Juli hingga 20 Desember 2025 sesuai Keputusan Gubernur Papua Barat Nomor 127 Tahun 2025.

Lukito mengajak para pemilik kendaraan untuk memanfaatkan momentum ini.

“Kami mengimbau masyarakat segera membayar kewajiban pajaknya. Ada diskon, ada penghapusan denda, ini kesempatan baik,” katanya.

Sinergi yang terbangun antara Pemprov Papua Barat dan Pemkab Fakfak, khususnya Bapenda dan Samsat, disebut bukan sekadar koordinasi administratif.

Melainkan kemitraan strategis yang mencakup penyatuan data, penyelarasan kebijakan, hingga program bersama di lapangan. Dengan cara ini, Fakfak menargetkan PAD yang lebih kuat untuk menopang pembangunan daerah.
 

Writter : Den