BBP Ambon Gandeng Pemkab Maluku Tenggara: Jemput Bola Tingkatkan Kompetensi Tenaga Lokal
Langgur, TribunNusantara.web.id | Langit Maluku Tenggara sore itu bersih. Angin laut berhembus lembut saat aula sederhana di Langgur menjadi saksi lahirnya kolaborasi besar antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Sebuah langkah strategis yang tak hanya berbicara tentang pelatihan, tapi tentang harapan, masa depan, dan kemandirian sumber daya manusia di ujung timur Nusantara.
Dalam suasana hangat, perwakilan BPVP Ambon menyampaikan sambutan penuh semangat di hadapan Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun, Wakil Bupati Charles V. Rahantoknam, jajaran Forkopimda, OPD, dan para peserta pelatihan berbasis kompetensi bidang otomotif serta bangunan.
“Pelatihan vokasi ini bukan sekadar rutinitas teknis, tapi bagian dari ikhtiar besar untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan produktivitas kerja yang berdaya saing,” ujar perwakilan BPVP Ambon membuka sambutan dengan lantang.
Ia menjelaskan, pelatihan berbasis kompetensi yang digelar kali ini sejatinya biasa dilakukan di Balai Ambon — fasilitas yang telah dilengkapi sarana, prasarana, dan instruktur profesional. Namun kali ini berbeda.
“Kami datang menjemput bola ke Maluku Tenggara, karena kami melihat ada semangat besar dan kebutuhan nyata dari para tenaga kerja di daerah ini,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, inisiatif ini tak lepas dari pertemuan sebelumnya antara pihak BPVP Ambon dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Dalam diskusi tersebut, disepakati bahwa peningkatan keahlian di bidang bangunan dan otomotif menjadi prioritas, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga terampil lokal untuk mendukung geliat pembangunan di wilayah kepulauan ini.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran Pemkab Maluku Tenggara yang telah membuka ruang kolaborasi ini. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini, tapi berlanjut dengan program-program pengembangan kompetensi lainnya,” tambahnya.
Ia juga menyinggung rencana program boarding—yakni pelatihan dengan sistem asrama—yang sebelumnya telah diinisiasi untuk peserta dari wilayah kepulauan. Meski sempat tertunda karena kebijakan pusat, BPVP Ambon berharap tahun depan program tersebut bisa kembali dibuka, khususnya bagi peserta dari Maluku Tenggara.
Di sisi lain, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menyambut baik langkah BPVP Ambon yang datang langsung ke daerah. Baginya, kolaborasi semacam ini merupakan wujud nyata dari visi membangun SDM unggul yang siap bersaing di dunia kerja modern.
“Pemerintah daerah selalu mendukung setiap upaya peningkatan kapasitas anak-anak muda kita. Mereka adalah aset masa depan Maluku Tenggara,” ujar Thaher.
Pelatihan vokasi yang berlangsung ini diharapkan menjadi titik awal dari rangkaian besar transformasi tenaga kerja lokal di Maluku Tenggara—dari hanya sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Dengan semangat jemput bola, BPVP Ambon dan Pemkab Maluku Tenggara bukan hanya menggelar pelatihan, tapi menyalakan obor baru: bahwa masa depan keterampilan dan kemandirian anak-anak daerah bisa tumbuh di tanah sendiri, tanpa harus menunggu dari luar.
Writter ; Billy Rahanra








































Komentar via Facebook