Belum Setahun, Bupati Thaher Hanubun Tepati Janji Kampanye di Kei Besar
Belum Setahun, Bupati Thaher Hanubun Tepati Janji Kampanye di Kei Besar
Langgur, Tribunnusantara-web.id — Di tengah sorotan publik terhadap janji politik yang sering tak ditepati, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun bersama Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam justru membuktikan hal sebaliknya.
Belum genap satu tahun memimpin, keduanya menepati janji kampanye pembangunan tambatan perahu di Ohoi Mastur Baru Kecamatan Kei kecil timur kab Maluku Tenggara proyek yang sejak lama menjadi dambaan masyarakat pesisir kecamatan Kei Besar Selatan Barat (KBSB).
Tambatan perahu tersebut kini telah rampung dan dapat digunakan untuk menunjang aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat antarpulau. Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur kecil, melainkan simbol nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kepulauan yang selama ini terisolasi oleh keterbatasan sarana transportasi laut.
Dari Janji ke Bukti: Pemimpin yang Menyentuh Realita Masyarakat
Pembangunan tambatan perahu ini berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung saat masa kampanye. Kala itu, warga Kei Besar Selatan Barat menuntut perhatian serius terhadap akses laut dan fasilitas sandar kapal nelayan yang memadai.
Kini, janji itu diwujudkan tepat seperti yang diharapkan.
"Ini membuktikan ketulusan dan keseriusan Bupati dalam membangun Maluku Tenggara. Beliau bukan tipe pemimpin yang melupakan perjuangan dan harapan masyarakat,” ujar salah satu tokoh Kei Besar Selatan Barat dengan nada haru dan bangga.
Keberadaan tambatan perahu ini dinilai menjadi denyut baru bagi perekonomian lokal. Fasilitas tersebut memperlancar mobilitas hasil tangkapan nelayan, mempercepat arus logistik, dan membuka kembali jalur ekonomi antar-pulau yang sebelumnya sulit dijangkau.
Pembangunan yang Menyentuh Wilayah Terpencil
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi pemerataan pembangunan hingga ke daerah paling luar dan terpencil.
Menurut Bupati Thaher Hanubun, pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga harus menyentuh desa-desa kecil yang menjadi tulang punggung peradaban Kei.
“Kami ingin memastikan seluruh wilayah Maluku Tenggara merasakan manfaat pembangunan tanpa terkecuali. Tidak boleh ada desa yang tertinggal hanya karena jauh dari pusat pemerintahan,” tegas Bupati Thaher Hanubun dalam keterangannya.
Komitmen Kepemimpinan yang Konsisten
Langkah cepat ini menjadi bukti konsistensi kepemimpinan Thaher–Charlos dalam menerjemahkan janji politik menjadi kerja nyata. Pembangunan tambatan perahu di Kei Besar Selatan Barat bukan hanya proyek fisik, tetapi bukti moral bahwa kepemimpinan yang tulus adalah yang hadir dan bekerja, bukan sekadar berbicara.
Dengan selesainya pembangunan tersebut, masyarakat Kei Besar Selatan Barat kini merasakan langsung manfaat dari kebijakan pemerintah daerah — bahwa janji politik dapat ditepati jika diiringi komitmen dan integritas.
( BR )








































Komentar via Facebook