BKN Tegaskan Seleksi JPT Maluku Tenggara Harus Bebas Intervensi, Cari Talenta Terbaik Bukan Titipan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 24 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

BKN Tegaskan Seleksi JPT Maluku Tenggara Harus Bebas Intervensi, Cari Talenta Terbaik Bukan Titipan

BKN Tegaskan Seleksi JPT Maluku Tenggara Harus Bebas Intervensi, Cari Talenta Terbaik Bukan Titipan

Langgur Tribunnusantara-web.id – Ketua Tim Assessment Center Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dr. Dwi Wahyu Atmaja, MPA, menegaskan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi (Job Fit) dan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 harus menjadi momentum melahirkan pejabat yang benar-benar kompeten, bukan sekadar mengisi jabatan.

Dalam sambutannya pada pembukaan seleksi terbuka JPT Pratama, Rabu (24/6/2026), Dwi Wahyu Atmaja menekankan bahwa pengisian jabatan tinggi di lingkungan pemerintahan wajib dilaksanakan secara transparan, kompetitif, objektif, dan adil sebagaimana amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Tujuan utama dari proses ini adalah mendapatkan talenta-talenta terbaik untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati mewujudkan visi pembangunan daerah. Pengisian jabatan harus didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, bukan faktor lain," tegasnya.

Menurutnya, BKN telah menugaskan tim profesional untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip sistem merit. Tim Assessment Center yang diterjunkan berasal dari Kantor Regional IV BKN Makassar dan terdiri dari administrator serta 15 asesor profesional yang memiliki sertifikasi dan pengalaman dalam penilaian kompetensi ASN.

Dwi mengungkapkan bahwa metode Assessment Center yang digunakan dalam seleksi tersebut hingga saat ini masih menjadi instrumen paling terpercaya dalam mengukur kapasitas kepemimpinan dan kompetensi seorang pejabat.

"Berbagai studi menunjukkan validitas metode assessment center mencapai 65 hingga 70 persen, jauh lebih tinggi dibanding metode penilaian lainnya. Karena itu hasil assessment menjadi instrumen penting dalam menghasilkan pejabat yang tepat untuk jabatan yang tepat," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Maluku Tenggara yang memberikan kebebasan penuh kepada tim asesor untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi.

"Sebelum acara ini dimulai, kami diterima langsung oleh Bupati. Beliau menyampaikan agar tim bekerja secara independen dan memberikan penilaian yang objektif. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk benar-benar mendapatkan pejabat terbaik," ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Menurut Dwi, kehadiran langsung Bupati, Wakil Bupati, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dalam pembukaan seleksi menjadi sinyal kuat bahwa reformasi birokrasi di Maluku Tenggara tidak boleh berhenti pada slogan, tetapi harus diwujudkan melalui proses seleksi yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi juga mengingatkan para peserta seleksi agar meneladani nilai-nilai kepemimpinan Pahlawan Revolusi asal Kei, Karel Satsuit Tubun, yang dikenal memiliki loyalitas tinggi terhadap tugas, berani membela kebenaran, dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

"Tiga nilai itu yang harus dimiliki setiap pejabat publik hari ini: loyal pada tugas, berani membela kebenaran, dan amanah dalam mengemban tanggung jawab," tegasnya.

Ia berharap seleksi terbuka JPT Pratama Tahun 2026 tidak hanya menghasilkan pejabat yang cerdas secara administratif, tetapi juga pemimpin birokrasi yang berintegritas, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah dinamika dan ketidakpastian yang semakin kompleks.

"Daerah membutuhkan pemimpin birokrasi yang bekerja dengan kompetensi dan integritas, bukan sekadar menduduki jabatan. Karena itu proses seleksi ini harus menjadi ruang lahirnya talenta-talenta terbaik Maluku Tenggara," pungkasnya.

Editor : Bruce Elang