BRI Salurkan KUR Bunga Rendah, Pemkab Fakfak Genjot UMKM dan Siapkan Ekosistem Ekonomi Baru

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 30 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

BRI Salurkan KUR Bunga Rendah, Pemkab Fakfak Genjot UMKM dan Siapkan Ekosistem Ekonomi Baru

Fakfak, TribunNusantara.web.id |  Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah sebesar 6 persen tanpa agunan.

Langkah ini diproyeksikan menjadi pengungkit utama roda perekonomian daerah yang sempat tertahan akibat keterlambatan penetapan APBD di awal tahun.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., menegaskan komitmen tersebut saat membuka Final Bintang Radio Fakfak 2025 di Gedung KONI, yang sekaligus dirangkaikan dengan pameran produk UMKM lokal.

Samaun, didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, berkeliling ke setiap stan, berdialog dengan para pelaku usaha, dan mendengarkan langsung tantangan mereka.

Menurut data BRI, sebanyak 6.002 UMKM di Fakfak telah mengakses KUR dengan total pembiayaan mencapai Rp377 miliar. Samaun mendorong masyarakat memanfaatkan pinjaman secara bijak.

“Kami sarankan jangan langsung mengambil pinjaman besar. Mulailah dari Rp10 juta hingga Rp20 juta agar usaha bisa berkembang bertahap,” ujar dia.

Berkat lobi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, bunga KUR berhasil ditekan dari 8 persen menjadi 6 persen. Kebijakan ini diharapkan memperluas akses permodalan sekaligus menekan risiko gagal bayar.

Tak hanya soal pembiayaan, pemerintah juga menyiapkan program kreatif. Salah satunya lomba pebatik terbaik yang akan digelar pada HUT Kota Fakfak.

Karya pemenang akan dijadikan motif resmi seragam sekolah dan pakaian pejabat daerah, sehingga membuka peluang baru bagi penjahit dan pengrajin lokal.

Selain itu, pemerintah juga memperluas Pasar Tambaruni untuk menampung lebih banyak pelaku usaha baru. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem ekonomi rakyat yang terintegrasi.

Di sisi lain, Fakfak juga bersiap menyambut investasi besar dari sektor energi. Perusahaan BP Daman LNG Tangguh berencana membuka proyek pengeboran minyak dan gas pada 2027 dengan potensi penyerapan tenaga kerja hingga 20 ribu orang.

Untuk itu, Pemkab Fakfak menyiapkan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM agar manfaat investasi dapat dinikmati masyarakat setempat.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Fakfak. Dengan dukungan pembiayaan mikro, pengembangan budaya, dan kolaborasi strategis, saya yakin dalam beberapa tahun ke depan Fakfak akan bergerak lebih maju,” kata Samaun.

Serangkaian langkah ini menandai keseriusan pemerintah daerah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM sekaligus mempersiapkan fondasi jangka panjang menyongsong gelombang investasi energi di masa depan.

 

Writter : Den