Buka Paripurna HUT Provinsi Maluku Benhur Wattubun Tegaskan "Usia 81 Tahun, Tak Cukup Hanya Berdiri Maluku Harus Kejar Ketertinggalan"

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 19 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Buka Paripurna HUT Provinsi Maluku Benhur Wattubun Tegaskan

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, melainkan momen jujur untuk melihat realitas pembangunan yang masih tertinggal. Demikian ditegaskan Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Wattubun, saat membuka Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam rangka HUT ke-81 Provinsi Maluku, di Ruang Paripurna DPRD Maluku, Karang Panjang, Rabu (19/8/2026).

"Usia 81 tahun adalah usia yang matang. Namun kenyataannya, Provinsi Maluku masih jauh tertinggal dibanding provinsi lain — mulai dari pembangunan, pelayanan publik, hingga kesehatan," tegas Benhur di hadapan para pemangku kepentingan se-Maluku.

Salah satu akar masalah yang terus diperjuangkan adalah karakter Maluku sebagai daerah kepulauan. Biaya pembangunan dan pelayanan di ribuan pulau jauh lebih mahal dibanding daerah daratan, namun realitas ini belum sepenuhnya tercermin dalam formula pembagian keuangan daerah.

"Ini salah satu penyebab lambatnya pembangunan di Maluku. Karena itu, perjuangan pengakuan daerah kepulauan melalui kebijakan khusus harus terus didesak. Kami berharap upaya yang sedang dilakukan Gubernur dan DPR RI segera membuahkan hasil, sehingga konektivitas dan pemerataan pembangunan antarpulau benar-benar terwujud," ujarnya.

Selain soal anggaran dan infrastruktur, Benhur juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada rakyat.

"Anak-anak Maluku tidak boleh hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Mereka harus menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kekayaan daerah ini," tandasnya.

Ia juga menegaskan perlunya perlindungan hukum bagi masyarakat adat Maluku, sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 18B Ayat (2).

"Kita butuh Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat yang memberikan kepastian hak, tanpa menghilangkan kewenangan negara."

Mengusung semangat "Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri", Benhur mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu, saling mendukung, dan tidak lelah berbuat baik demi kemajuan daerah. Apresiasi juga disampaikan kepada Gubernur/Wakil Gubernur, para Bupati/Wali Kota, DPR/DPD RI, dunia usaha, hingga seluruh masyarakat yang telah berkontribusi membangun Maluku.

"Semoga HUT ke-81 ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik untuk mengubah arah — dari ketertinggalan menuju pembangunan yang merata dan berkeadilan," pungkasnya.

Rapat Paripurna ditutup dengan doa, memohon bimbingan Tuhan Yang Maha Kuasa bagi seluruh pemimpin dan rakyat Maluku. Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Provinsi/Kota Ambon, para Bupati/Wali Kota se-Maluku, pimpinan OPD, Ketua DPRD kabupaten/kota, serta tokoh masyarakat dan agama.

(H.R)