Bulog Langgur Pastikan Stok Pangan Aman hingga Maret 2026, Beras Medium Capai 2.041 Ton
Bulog Langgur Pastikan Stok Pangan Aman hingga Maret 2026, Beras Medium Capai 2.041 Ton
LANGGUR, Tribunnusantara-web.id Perum Bulog Kantor Cabang Langgur memastikan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Maluku Tenggara berada dalam kondisi sangat aman, bahkan mampu menopang kebutuhan masyarakat hingga Maret 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Langgur, Irfan Lajingga, berdasarkan laporan resmi per 17 November 2025 pukul 08.00 WIT.
Irfan Lajingga mengungkapkan bahwa komoditas pangan utama, terutama beras, tersimpan dalam jumlah besar dan berada pada level yang aman untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga di pasar lokal.
Rincian Stok Pangan di Gudang Tual I & II per 17 November 2025:
Beras Medium: 2.041.180 kg
Beras Premium KOM: 72.025 kg
Gula Pasir: 21.800 kg
Minyak Goreng:
Panah Mas: 11.448 pouch @ 900 ml
Minyak Kita Premium: 18.284 liter
Dengan cadangan stok tersebut, Irfan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan pangan dalam waktu dekat.
“Stok pangan Bulog Langgur berada pada level aman. Volume yang tersedia saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Maret 2026,” jelas Irfan.
Ia juga menuturkan bahwa hingga saat ini Bulog Langgur sedang menunggu pemasukan tambahan melalui program MOVENAS, yaitu Mobilisasi Stok Nasional untuk memperkuat suplai pangan dari wilayah lain apabila dibutuhkan. Program ini merupakan kebijakan Bulog dalam mengamankan distribusi komoditas secara nasional.
Lebih jauh, Irfan menegaskan bahwa Bulog tetap fokus memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, terutama menjelang periode dengan potensi peningkatan konsumsi masyarakat.
Bulog Langgur juga berkomitmen memperkuat pemantauan harga dan stok di tingkat pedagang, menutup potensi spekulasi, serta memastikan seluruh jalur distribusi tetap stabil. Dengan ketersediaan stok yang terjaga, masyarakat diminta tidak panik atau terpengaruh isu-isu kelangkaan pangan.
(BR)








































Komentar via Facebook