BUPATI BENYAMIN NOACH PERJUANGKAN 14 DESA DEFINITIF DI KEMENDAGRI, HARAPAN MASYARAKAT MBD KIAN DEKAT MENJADI KENYATAAN
TIAKUR - TRIBUN NUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan peningkatan status 14 desa persiapan menjadi desa definitif. Komitmen tersebut dibuktikan melalui kehadiran langsung Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten MBD dan Tim Penataan Desa Kabupaten MBD dalam kegiatan verifikasi dokumen di Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Kegiatan verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penilaian dan evaluasi administrasi terhadap 14 desa persiapan yang diusulkan untuk memperoleh status desa definitif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam proses verifikasi, Pemerintah Kabupaten MBD turut didampingi oleh Pemerintah Provinsi Maluku melalui Tim Penataan Desa Provinsi Maluku yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Maluku selaku Wakil Pemerintah Pusat di Daerah, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Maluku.
Sebelum memasuki tahapan verifikasi di tingkat pusat, seluruh dokumen persyaratan terlebih dahulu melalui proses verifikasi dan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Setelah dinyatakan memenuhi ketentuan, dokumen tersebut kemudian diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk dilakukan verifikasi lanjutan.
Tim Ditjen Bina Pemdes Kemendagri melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap berbagai persyaratan yang telah dipenuhi Pemerintah Kabupaten MBD, mulai dari aspek administrasi, batas wilayah, jumlah penduduk, potensi desa, sarana dan prasarana pemerintahan, hingga kesiapan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, menegaskan bahwa perjuangan menghadirkan 14 desa definitif merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan pemerintahan yang lebih dekat, efektif, dan berkualitas.
“Pembentukan 14 desa definitif ini bukan sekadar menambah jumlah desa di Maluku Barat Daya. Ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan yang lebih baik. Dengan status desa definitif, masyarakat akan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pelayanan publik, pembangunan, serta berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan pemerintah,” ujar Noach.
Menurutnya, kehadiran desa definitif akan menjadi instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta meningkatkan kemandirian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini masih berstatus desa persiapan.
“Kami datang membawa harapan besar masyarakat Maluku Barat Daya. Kami membawa aspirasi warga dari wilayah-wilayah yang selama ini menantikan hadirnya pemerintahan desa yang mandiri. Karena itu seluruh persyaratan terus kami penuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Kami optimistis ke-14 desa persiapan ini layak ditetapkan menjadi desa definitif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Noach menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya akan terus mengawal seluruh tahapan yang dipersyaratkan hingga proses penetapan desa definitif dapat diselesaikan.
“Pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan. Perjuangan menghadirkan 14 desa definitif ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan pelayanan yang berkeadilan dan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terluar Maluku Barat Daya,” katanya.
Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten MBD ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membuka peluang pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat di kawasan kepulauan dan wilayah terluar Indonesia.
Dengan berlangsungnya proses verifikasi di Kementerian Dalam Negeri, harapan masyarakat terhadap lahirnya 14 desa definitif di Kabupaten Maluku Barat Daya kini semakin dekat untuk menjadi kenyataan. Pemerintah daerah pun optimistis seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik demi terwujudnya pemerintahan desa yang mandiri, kuat, dan mampu mendorong percepatan pembangunan di seluruh wilayah MBD.
Twitter KAREL moa.








































Komentar via Facebook