Bupati Cup Ukir Sejarah, Pertama Kali Digelar Serentak di 11 Kecamatan Maluku Tenggara
Bupati Cup Ukir Sejarah, Pertama Kali Digelar Serentak di 11 Kecamatan Maluku Tenggara
Maluku Tenggara Tribunnusantara-web.id – Turnamen Bupati Cup 2026 resmi dimulai secara serentak di 11 kecamatan se-Kabupaten Maluku Tenggara dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaan secara bersamaan di seluruh kecamatan ini menjadi catatan bersejarah karena baru pertama kali dilakukan sejak Kabupaten Maluku Tenggara berdiri.25/7/26
Koordinator Bupati Cup, Luther Chaky Rahayaan, mengatakan penyelenggaraan turnamen secara serentak merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk menghadirkan kegiatan olahraga yang dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
"Sejak Kabupaten Maluku Tenggara berdiri, baru kali ini Bupati Cup dilaksanakan secara serentak di 11 kecamatan. Ini menjadi sejarah baru sekaligus bukti bahwa semangat olahraga dapat dirasakan hingga ke seluruh wilayah," ujar Luther Chaky Rahayaan.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian pembukaan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Meskipun terdapat sedikit perbedaan waktu pelaksanaan di beberapa kecamatan, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.
Dari hasil pemantauan panitia, ribuan masyarakat hadir menyaksikan pembukaan turnamen. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta pelaku UMKM.
Menurut Luther, Bupati Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi wadah mempererat persatuan, memperkuat silaturahmi antarmasyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui meningkatnya aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari berbagai apresiasi yang disampaikan. Salah satunya datang dari seorang warga berusia 71 tahun yang mengaku baru pertama kali menyaksikan Bupati Cup digelar di kecamatannya.
"Pa Camat, saya sudah berusia 71 tahun, rambut saya sudah putih. Baru kali ini saya melihat Bupati Cup dilaksanakan di kecamatan," ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan Bupati Cup secara serentak telah menghadirkan pemerataan kegiatan olahraga dan hiburan bagi masyarakat hingga ke tingkat kecamatan.
Luther berharap turnamen ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat sportivitas, meningkatkan persatuan masyarakat, menggerakkan roda perekonomian melalui UMKM, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Mari kita sukseskan Bupati Cup 2026 dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, serta menjadikan momentum Hari Kemerdekaan sebagai semangat untuk membangun Maluku Tenggara yang semakin maju, bersatu, dan berprestasi," tutup Luther Chaky Rahayaan.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook