Bupati Fakfak Ajak Umat Islam Hidupkan Akhlak Nabi dalam Kehidupan Sehari-hari

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 05 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Fakfak Ajak Umat Islam Hidupkan Akhlak Nabi dalam Kehidupan Sehari-hari

Fakfak, TribunNusantara.web.id |  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Masjid Baitul Makmur Fakfak, Jumat (5/9), menjadi momentum refleksi bagi umat Islam di Kabupaten Fakfak.

Acara yang digelar Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Badan Hari-Hari Besar Islam (BHBI) ini berlangsung khidmat dengan kehadiran ratusan jamaah, para tokoh agama, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP mengingatkan masyarakat untuk menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama.

Ia menekankan bahwa akhlak Nabi yang penuh kasih sayang, jujur, amanah, dan rendah hati harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.

“Peringatan Maulid Nabi bukan hanya rutinitas seremonial. Ini adalah ruang bagi kita semua untuk memperkuat iman, mempertebal rasa syukur, dan menghidupkan kembali akhlak mulia Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan,” ujar Samaun.

Ia menegaskan bahwa meneladani Nabi Muhammad SAW berarti menempatkan nilai keadilan, kasih sayang, dan kepedulian sosial sebagai fondasi dalam membangun daerah.

Samaun juga mengajak umat Islam di Fakfak untuk menanamkan teladan itu dalam keluarga, sehingga lahir generasi berakhlak baik, cinta ilmu, dan menjunjung tinggi persaudaraan.

Acara peringatan Maulid tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Kedamaian Hati.” Tausiyah dibawakan oleh Ustaz Usman Abdul Malik, Lc., yang menyoroti bagaimana keteladanan Rasulullah dapat menjadi jawaban atas problematika sosial, mulai dari persoalan moral hingga krisis kepercayaan.

Peringatan berlangsung penuh khusyuk. Lantunan shalawat menggema di Masjid Baitul Makmur, seakan meneguhkan kembali bahwa ajaran Rasulullah bukan sekadar sejarah, melainkan panduan nyata untuk kehidupan yang lebih bermakna.

 

Writter : Den