Bupati Hanubun Lepas Konvoi Damai Piala Dunia 2026, Ribuan Fans Bola Satukan Maluku Tenggara dan Kota Tual

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 11 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Hanubun Lepas Konvoi Damai Piala Dunia 2026, Ribuan Fans Bola Satukan Maluku Tenggara dan Kota Tual

Bupati Hanubun Lepas Konvoi Damai Piala Dunia 2026, Ribuan Fans Bola Satukan Maluku Tenggara dan Kota Tual

LANGGUR – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 turut terasa hingga Kepulauan Kei. Ribuan masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas pendukung negara peserta Piala Dunia mengikuti Konvoi Damai FIFA World Cup 2026 yang dipusatkan di Taman Landmark Langgur, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun.

Dalam sambutannya, Hanubun menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

"Piala Dunia memang berlangsung di Amerika, tetapi semangatnya hari ini ada juga di Maluku Tenggara dan Kota Tual," ujar Hanubun disambut tepuk tangan peserta.

Menurutnya, perbedaan dukungan terhadap tim favorit merupakan hal yang wajar dalam olahraga. Namun, fanatisme tidak boleh menghilangkan nilai persatuan.

Ia mengajak seluruh peserta untuk mendukung tim masing-masing secara sportif dan menghormati lawan.

"Olahraga itu mempersatukan kita semua. Bukan menceraikan kita. Kita berkumpul di sini karena sepak bola dan bisa menyatu menjadi satu," katanya.

Konvoi damai tersebut diikuti komunitas pendukung Argentina, Brasil, Jerman, Belanda, Inggris, Portugal, Spanyol, Prancis hingga Republik Ceko.

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung meriah dengan berbagai atribut negara peserta yang menghiasi lokasi acara.

Ketua panitia menyebut jumlah peserta mencapai ribuan orang dan menjadi salah satu konvoi komunitas sepak bola terbesar yang pernah digelar di Kepulauan Kei.

Sebelum konvoi dimulai, Bupati Hanubun menyerahkan bendera Merah Putih kepada panitia sebagai simbol pelepasan peserta.

Ia kemudian berpesan agar seluruh peserta mengutamakan keselamatan berkendara dan menjaga ketertiban selama konvoi berlangsung.

"Yang paling penting adalah keamanan dan ketertiban. Mari tunjukkan bahwa masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual bisa merayakan sepak bola dengan damai," pungkasnya.

Editor : Bruce Elang