Bupati Malra Tutup Festival Hardiknas 2026, Tekankan Pelestarian Budaya dan Penguatan Pendidikan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 01 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Malra Tutup Festival Hardiknas 2026, Tekankan Pelestarian Budaya dan Penguatan Pendidikan

Bupati Malra Tutup Festival Hardiknas 2026, Tekankan Pelestarian Budaya dan Penguatan Pendidikan

Langgur- Tribunnusantara-web.id Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi menutup rangkaian Pameran dan Festival Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Langgur, Rabu (29/4/2026) malam.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian lomba, pameran, dan festival pendidikan yang telah berlangsung selama tiga hari.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga adat dan budaya lokal sebagai fondasi utama pembangunan pendidikan di Maluku Tenggara. Ia mengingatkan agar nilai-nilai leluhur tetap dipertahankan di tengah arus perkembangan zaman.

“Mari kita pertahankan apa yang kita punya, dan hal-hal baru yang masuk jangan sampai menguburkan nilai-nilai lama yang telah diwariskan leluhur,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kekayaan budaya di 11 kecamatan di Maluku Tenggara yang memiliki karakteristik masing-masing, mulai dari dialek hingga tradisi dan kearifan lokal, yang menurutnya perlu terus dilestarikan oleh generasi muda.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, para guru, dan siswa yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk akses listrik dan telekomunikasi di wilayah Kei Besar yang kini sebagian besar telah terjangkau.

Bupati juga menyinggung pemanfaatan inovasi digital “Smart MTH” sebagai salah satu langkah untuk mendorong kemajuan pendidikan dan pelayanan publik di daerah.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persaudaraan berbasis nilai adat Larul Ngabal serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Agama mungkin membedakan kita dalam cara beribadah, tetapi rasa memiliki satu sama lain harus tetap abadi,” katanya.

Ia juga mendorong sinergi lintas instansi, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata, untuk mengoptimalkan promosi budaya lokal, termasuk pelibatan pelajar dalam menyambut tamu di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh tenaga pendidik untuk membuka lembaran baru dengan mengedepankan persatuan dan semangat kebersamaan demi kemajuan pendidikan di Maluku Tenggara.

"Elang"