BUPATI MALUKU BARAT DAYA PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT 2026, ENAM POS PENGAMANAN DISIAGAKAN DI KOTA TIAKUR
Maluku barat daya Tiakur TribunNusantara -web-id / Tiakur, Kamis 12 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya bersama Kepolisian Resor (Polres) Maluku Barat Daya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri.
Apel gelar pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres Maluku Barat Daya, Kamis (12/3/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, S.T, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan instansi terkait lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K, bersama para pejabat utama Polres Maluku Barat Daya serta unsur terkait lainnya dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Benyamin Thomas Noach, S.T membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Kapolri dalam amanatnya menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.
Selain itu, dalam amanat yang dibacakan oleh Bupati Maluku Barat Daya tersebut, Kapolri juga menyinggung pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika geopolitik global, termasuk meningkatnya ketegangan dan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah antara Israel, Iran, serta keterlibatan Amerika Serikat.
Kapolri menegaskan bahwa meskipun konflik tersebut terjadi jauh dari wilayah Indonesia, namun dampaknya dapat mempengaruhi stabilitas global, termasuk pada sektor ekonomi, energi, hingga ketahanan nasional.
Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas nasional, termasuk memperkuat ketahanan pangan di seluruh pelosok tanah air sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan negara.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan harapan agar seluruh masyarakat Indonesia tetap menjaga persatuan dan terus berdoa demi terciptanya perdamaian dunia.
“Kita semua berharap agar konflik dan perang yang terjadi di berbagai belahan dunia dapat segera berakhir, sehingga tercipta stabilitas dan perdamaian global yang membawa kebaikan bagi seluruh umat manusia,” demikian kutipan amanat Kapolri yang dibacakan Bupati Maluku Barat Daya.
Enam Pos Pengamanan Disiapkan di Kota Tiakur
Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polres Maluku Barat Daya menyiapkan enam pos pengamanan yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Tiakur.
Pos-pos pengamanan tersebut akan diisi oleh personel Polres Maluku Barat Daya yang didukung oleh personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya.
Pengamanan melalui pos-pos tersebut akan mulai dilaksanakan pada tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan pusat keramaian, tempat ibadah, jalur transportasi, pelabuhan, serta lokasi aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Perkuat Sinergitas TNI–Polri dan Pemerintah Daerah
Dalam arahannya, Bupati Benyamin Thomas Noach, S.T menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 sangat bergantung pada sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, stabilitas keamanan daerah merupakan faktor penting dalam menjaga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Dengan koordinasi yang baik antara seluruh unsur, kita berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, damai, dan penuh sukacita,” ujarnya.
Komitmen Polres MBD Jaga Kondusivitas Wilayah
Sementara itu, Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K menegaskan bahwa jajaran Polres MBD siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Dengan keberadaan enam pos pengamanan di berbagai titik strategis, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan yang maksimal.
Melalui apel gelar pasukan ini, seluruh personel yang terlibat diharapkan dapat melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya tetap aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri.
(KAREL MOA)








































Komentar via Facebook