Bupati Maluku Tenggara: Bangun Daerah Kepulauan Dimulai dari Pendidikan, Kesehatan, dan SDM Unggul
Bupati Maluku Tenggara: Bangun Daerah Kepulauan Dimulai dari Pendidikan, Kesehatan, dan SDM Unggul
Langgur Tribunnusantara-web.id – Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, menegaskan bahwa kemajuan daerah kepulauan tidak ditentukan oleh besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus memprioritaskan investasi di sektor pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital sebagai fondasi utama pembangunan.10/07/2026
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Upacara Pengukuhan dan Penggelaran Lulusan Sarjana FKIP Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), peluncuran Aplikasi MTH Smart, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pendidikan Dokter Spesialis antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura.
Dalam sambutannya, Thaher Hanubun menegaskan bahwa tantangan geografis sebagai daerah kepulauan tidak boleh menjadi alasan untuk tertinggal. Menurutnya, keterbatasan fiskal justru harus dijawab dengan peningkatan kualitas manusia yang mampu bersaing dan membawa perubahan bagi daerah.
"Daerah kepulauan seperti Maluku Tenggara tidak akan mampu bersaing hanya dengan mengandalkan besarnya anggaran. Kekuatan sesungguhnya ada pada kualitas manusianya. Pendidikan dan kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah," tegas Bupati.
Ia menjelaskan, Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan bentuk penghargaan terhadap pengalaman para guru yang selama bertahun-tahun mengabdikan diri di sekolah-sekolah, termasuk di wilayah terpencil dan kepulauan. Melalui program tersebut, pengalaman mengajar memperoleh pengakuan akademik sehingga dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.
Bupati berharap para lulusan tidak hanya bangga dengan gelar yang diraih, tetapi mampu menghadirkan perubahan nyata dalam peningkatan mutu pendidikan di Maluku Tenggara, terutama bagi anak-anak yang tinggal di pulau-pulau terluar.
Selain pendidikan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga memperkuat sektor kesehatan melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan di luar daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.
Menurut Thaher Hanubun, keberadaan dokter spesialis di daerah merupakan kebutuhan mendesak agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya dan waktu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di kota-kota besar.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga meluncurkan Aplikasi MTH Smart sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi tersebut dirancang untuk mempercepat pelayanan publik, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintah.
Bupati menegaskan bahwa digitalisasi merupakan solusi strategis bagi daerah kepulauan untuk mengatasi keterbatasan jarak dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Thaher Hanubun mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia pendidikan, dan perguruan tinggi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Maluku Tenggara.
"Jika kita ingin Maluku Tenggara maju dan mampu bersaing, maka investasi terbesar yang harus kita lakukan adalah membangun manusia. SDM yang unggul akan melahirkan pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang lebih baik, serta pemerintahan yang modern dan melayani masyarakat," pungkasnya.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook