Bupati Maluku Tenggara Buka KONFERDA VII AMGPM Kei Besar, Tekankan Peran Angkatan Muda sebagai Garam dan Terang Dunia

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 19 Januari 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Maluku Tenggara Buka KONFERDA VII AMGPM Kei Besar, Tekankan Peran Angkatan Muda sebagai Garam dan Terang Dunia

Elat, TribunNusantara.web.id | Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, secara resmi membuka Resepsi Pembukaan Konferensi Daerah (KONFERDA) VII Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Kei Besar Tahun 2026, yang berlangsung di Elat, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (18/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan kasih-Nya, KONFERDA VII AMGPM Daerah Kei Besar dapat terselenggara dengan baik.

Ia juga menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan KONFERDA sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi di tingkat daerah.

“Konferensi Daerah ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan momentum strategis untuk menentukan arah, wajah, dan masa depan pelayanan AMGPM di Daerah Kei Besar,” ujar Bupati.

Bupati Maluku Tenggara menegaskan bahwa tema iman “Kamu adalah Garam dan Terang Dunia” sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Menurutnya, Angkatan Muda Gereja tidak boleh ditempatkan hanya sebagai pelengkap, melainkan harus menjadi kekuatan moral, sosial, dan spiritual yang memberi rasa, arah, serta terang bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan daerah.

Lebih lanjut, Bupati menilai KONFERDA memiliki makna strategis sebagai ruang refleksi dan evaluasi perjalanan organisasi, sekaligus wadah perencanaan masa depan AMGPM.

Ia berharap forum ini mampu meneguhkan jati diri pelayanan, memperkuat solidaritas kader, serta memperbaharui komitmen untuk melayani gereja, masyarakat, dan daerah secara utuh.

Dalam sambutannya, Bupati juga menekankan sejumlah tugas penting yang harus dijalankan dalam KONFERDA VII, di antaranya menilai Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Daerah secara objektif, jujur, dan penuh hikmat sebagai wujud akuntabilitas organisasi.

Selain itu, KONFERDA diharapkan mampu mendengar dan menerima laporan perkembangan cabang guna memahami tantangan, potensi, dan kebutuhan nyata angkatan muda di wilayah Kei Besar.
Tak kalah penting, KONFERDA VII juga diharapkan dapat menetapkan Garis-garis Besar Program lima tahunan, Program Kerja, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) tahun anggaran pertama kepengurusan baru yang disusun secara visioner, realistis, dan kontekstual.

Proses pemilihan Pengurus Daerah yang baru pun diharapkan berlangsung secara demokratis, bermartabat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Kristiani.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AMGPM atas kontribusi aktifnya dalam pembangunan daerah melalui berbagai kolaborasi dengan pemerintah.

Kontribusi AMGPM dalam bidang sosial, pendidikan, kemasyarakatan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai sebagai aset penting bagi kemajuan daerah.

Menutup sambutannya, Bupati berharap KONFERDA VII AMGPM Daerah Kei Besar dapat melahirkan keputusan-keputusan yang membawa berkat, memperkuat persatuan, dan meneguhkan peran Angkatan Muda Gereja sebagai garam dan terang dunia bagi masyarakat.

“Kiranya Tuhan memberkati seluruh rangkaian kegiatan KONFERDA ini, serta menyertai setiap keputusan yang diambil demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
 

(BR)