Bupati Maluku Tenggara Penyerahan Paket Bantuan Sarana Penangkapan Ikan dan Sarana Budidaya Rumput Laut Tahun Anggaran 2025

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 31 Januari 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Maluku Tenggara Penyerahan Paket Bantuan Sarana Penangkapan Ikan dan Sarana Budidaya  Rumput Laut Tahun Anggaran 2025

Bupati Maluku Tenggara Penyerahan Paket Bantuan Sarana Penangkapan Ikan dan Sarana Budidaya

Rumput Laut Tahun Anggaran 2025

 

Langgur, Tribunnusantara-web.id

Visi Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara 2025–2029 adalah Maluku Tenggara Mandiri, Cerdas, Demokratis dan Berkeadilan Menuju Maluku Tenggara Hebat.

Maluku Tenggara Berkeadilan hanya dapat dicapai jika penduduk miskin mengalami penurunan dan untuk itu dilakukan berbagai program pemberdayaan, salah satunya adalah pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya rumput laut.31/01/2026.

Kita memiliki potensi perikanan tangkap beragam jenis, baik pelagis maupun demersal. Kita juga memiliki lahan potensial rumput laut yang tersebar di 11 klaster dengan total luasan 8.662,23 Ha.

Kita memiliki potensi yang besar, akan tetapi kita belum memanfaatkan secara optimal."ujar hanubun                 

Program pemberdayaan yang kita laksanakan belum berjalan merata dan mencakup banyak masyarakat pesisir. Penyebabnya adalah keuangan daerah yang sangat terbatas. Hal ini terjadi secara menyeluruh di seluruh Indonesia bukan hanya di Kabupaten ini.

Meskipun di tengah-tengah keterbatasan anggaran, kita harus tetap fokus pada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu melaksanakan program-program pemberdayaan ekonomi.

Berangkat dari sinilah, maka pada tahun 2025 Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan, melaksanakan program pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya ikan."ujarnya.

Saya sangat berharap agar Bapak/Ibu Nelayan dan Pembudidaya rumput laut yang terpilih hari ini, untuk dapat memanfaatkannya bantuan ini dengan baik.Jangan menjual paket pemberdayaan ini.        

Banyak sekali temuan di lapangan, bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah, tidak dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produksi perikanan, akan tetapi malah sarana prasarana dijual kepada pihak lain. Ini tentu sangat merugikan kita semua, terutama Pemerintah Daerah yang berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan."sesal hanubun

Saya harapkan, agar dinas perikanan mengikuti program ini dengan baik. Melakukan monitoring, mendampingi dan memberikan edukasi pemberdayaan masyarakat sehingga tidak terkesan melepas bantuan dan mengabaikan proses pemberdayaan.   

Karena penyerahan bantuan paket pemberdayaan pada hari ini adalah langkah awal menuju sebuah hasil yang diharapkan yaitu meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil dan pembudidaya rumput laut, melalui proses pendampingan untuk meningkatkan produktivitas nelayan dan pembudidaya."tutup Hanubun.

 

“Evav”