Bupati Maluku Tenggara Serahkan Bantuan Kepada Warga Korban Kebakaran Desa Langgur.
Bupati Maluku Tenggara Serahkan Bantuan Kepada Warga Korban Kebakaran Desa Langgur.
Maluku Tenggara, Tribunnusantara-web.id Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menyerahkan bantuan darurat kepada korban bencana kebakaran yang terjadi di Kota Langgur pada Sabtu, 29 November 2025. Penyerahan bantuan dilakukan bersama Dinas Sosial Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menangani musibah yang menimpa masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan ungkapan belas kasih dan permohonan maaf karena keterlambatan penanganan akibat dirinya sedang berada di luar daerah.
“Selamat siang, Assalamualaikum. Musibah itu tidak pernah direncanakan dan tidak kita inginkan, tetapi ini bencana yang harus kita terima. Pemerintah hadir meski mungkin tidak bisa mencukupi seluruh kebutuhan, namun kami tetap berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Bupati Thaher.
Bupati juga menjelaskan bahwa setelah menerima laporan kebakaran, ia langsung memerintahkan dinas terkait untuk melakukan pendataan secara cepat agar penanganan dapat segera dilakukan.
“Saya mohon maaf karena terlambat. Begitu saya dengar beritanya, saya perintahkan dinas terkait untuk membuat laporan supaya kita bisa menanganinya. Atas nama pemerintah, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas keterlambatan ini,” tambahnya.
Dinas Sosial dan BPBD disebut telah melakukan pendataan awal terhadap keluarga terdampak. Sementara itu, BPKAD diminta untuk segera menghitung kebutuhan anggaran darurat agar bantuan dapat dicairkan hari itu juga.
“Keuangan tolong dihitung sekali, supaya sore ini juga dimasukkan. Tidak boleh lama,” tegas Bupati.
Dalam dialog dengan warga terdampak, terungkap bahwa empat kepala keluarga tinggal dalam rumah yang terbakar habis hingga bagian belakang. Untuk sementara, para korban menumpang di rumah tetangga.
Menyikapi hal tersebut, Bupati memastikan bahwa pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan seperti seng dan kaso yang diambil dari anggaran tahun 2025, bukan 2026.
“Memang bantuannya tidak akan mencukupi seluruh kebutuhan, tetapi ini perhatian awal dari pemerintah untuk meringankan beban. Untuk proses rehabilitasi rumah nanti kita akan gotong royong bersama masyarakat dan para pegawai yang punya waktu,” jelasnya.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan itu Plt. Kepala Dinas Sosial, Titus Betaubun; Sekretaris BPKAD, Charles; serta sejumlah staf dari dinas terkait.
Pemerintah Daerah Maluku Tenggara memastikan penanganan lanjutan akan segera dilakukan agar korban kebakaran dapat kembali membangun tempat tinggal mereka dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
( BR )








































Komentar via Facebook