Bupati Tapteng Ancam Tutup Perusahaan Sawit yang Tak Berikan Plasma: “Rakyat Jangan Lagi Jadi Penonton di Tanah Sendiri!”
Tapanuli Tengah, TribunNusantara.web.id – Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menegaskan bahwa seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayahnya wajib memberikan skema kemitraan (plasma) kepada masyarakat sekitar.
Jika tidak, pemerintah kabupaten tak akan segan menutup akses ke perusahaan-perusahaan tersebut.
Pernyataan tegas itu disampaikan Masinton saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Tani Nasional, Rabu (24/9/2025), di Tapanuli Tengah.
"Bertahun-tahun perusahaan sawit di Tapteng beroperasi tanpa plasma, tanpa kemitraan, tanpa kepedulian kepada rakyat. Ini adalah praktik yang menyebabkan kemiskinan struktural di kampung-kampung kita,” tegas Bupati Masinton dalam orasinya.
Masinton secara khusus menyoroti PT Cahaya Pelita Andika (CPA), yang menurutnya hanya mengandalkan "centeng-centeng" lokal tanpa ada kontribusi riil kepada masyarakat atau pemerintah daerah.
Ultimatum: Satu Minggu atau Ditutup
Bupati Masinton memberikan batas waktu satu minggu kepada seluruh perusahaan sawit di Tapteng untuk menyerahkan dokumen skema plasma kepada Pemkab.
"Kalau dalam satu minggu perusahaan tidak menyerahkan skema plasmanya, jangan salahkan kami kalau akses ke seluruh perusahaan sawit di Tapteng akan kami tutup. Saya sendiri yang akan memimpin rakyat untuk itu,” ujarnya lantang disambut tepuk tangan peserta upacara.
“Ini perusahaan hantu. Kita tidak tahu siapa pemiliknya, tidak tahu siapa bertanggung jawab. Tidak bisa dibiarkan lagi. Rakyat tidak boleh terus jadi penonton di tanahnya sendiri!” imbuhnya.
Pemerintah Tegaskan Komitmen Pro-Rakyat
Bupati Masinton, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menata ulang tata kelola agraria dan memastikan kesejahteraan petani serta masyarakat adat yang selama ini termarjinalkan oleh praktik perkebunan yang eksploitatif.
“Negara harus hadir. Kabupaten ini tidak akan dijadikan ladang eksploitasi oleh segelintir elite korporasi. Kita akan menangkan rakyat!” pungkasnya.








































Komentar via Facebook