Bupati Thaher Hanubun Buka Seleksi JPT Maluku Tenggara: Lebih Baik Jabatan Kosong daripada Diisi Orang Salah
Langgur, Tribun-nusantara.web.id. Rabu (24/6/2026) – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi dan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) lingkup Pemkab Maluku Tenggara Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya proses yang dinilai sangat krusial bagi kemajuan daerah.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Ketua Tim Penilai Kompetensi dari Makassar Dr. Andres Dwi Wahyu Atmaji beserta tim, pimpinan DPRD, unsur pimpinan daerah, serta seluruh peserta seleksi.
-Prinsip Utama: Objektif dan Bebas Intervensi
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan seleksi ini tidak sekadar mengisi kekosongan jabatan, melainkan mencari sosok yang memiliki kompetensi, kinerja, dan integritas tinggi. Ia menekankan proses harus berjalan secara ilmiah, transparan, dan menjauhi segala bentuk intervensi atau dukungan tidak resmi.
“Jangan ada tim sukses, jangan kirim utusan ke rumah saya, jangan bawa apa pun. Saya sudah digaji negara. Keputusan diambil berdasarkan hasil penilaian tim independen, bukan karena pertimbangan pribadi atau hubungan semata,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.
Bupati menyampaikan pernyataan tegas: “Lebih baik jabatan kosong daripada diisi oleh orang yang salah.” Menurutnya, menempatkan pejabat yang tidak sesuai kualifikasi justru akan menghambat pembangunan, bahkan memicu kemunduran, sebagaimana diingatkan dalam ajaran agama.
-Fokus pada Hasil dan Data
Empat prinsip utama menjadi pedoman bagi calon pejabat yang akan terpilih:
-Kebijakan berbasis bukti – setiap keputusan harus didasarkan pada data dan kajian, bukan sekadar asumsi.
-Integritas sebagai fondasi – bukan hanya tertulis di kertas, tapi harus dijalankan dalam tindakan nyata.
-Mampu memecahkan masalah secara mendalam – bedah persoalan hingga ke akar penyebabnya.
-Berorientasi pada hasil – bekerja bukan hanya sekadar aktifitas, tapi ada dampak nyata bagi masyarakat.
Ia mengapresiasi capaian penurunan angka stunting menjadi 10,4% — di bawah target nasional 14% — namun mengingatkan angka kemiskinan masih sekitar 21% dan perlu diturunkan setengahnya dalam waktu tiga tahun ke depan. Hal ini hanya bisa dicapai jika dipimpin oleh pejabat yang tepat.
-Target Bebas Jabatan PLT
Bupati berkomitmen memastikan seluruh jabatan strategis terisi definitif hingga akhir masa jabatannya, sehingga tidak ada lagi pola pengisian sebagai Pelaksana Tugas (PLT) dalam jangka panjang. Ia menyebutkan proses seleksi tahap lanjutan juga akan dilakukan untuk posisi Sekretaris Daerah yang saat ini masih PLT.
“Tampilkan kemampuan terbaik Anda. Seleksi ini kesempatan untuk membuktikan kualitas diri demi kemajuan Maluku Tenggara — daerah yang indah, kaya laut, dan penuh potensi,” pesannya.
Dengan mengucap basmalah, Bupati Thaher Hanubun secara resmi membuka rangkaian uji kompetensi dan seleksi terbuka JPT tahun 2026.
(Elang)








































Komentar via Facebook