Bupati Thaher Hanubun Pimpin Upacara HKN ke-61: “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 12 November 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Thaher Hanubun Pimpin Upacara HKN ke-61: “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Langgur, TribunNusantara.web.id | Langit cerah menaungi halaman RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Rabu pagi (12/11/2025), ketika Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Upacara berlangsung khidmat dengan semangat kebersamaan lintas sektor, mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”

Bupati Maluku Tenggara Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun bertindak sebagai Inspektur Upacara, memimpin jalannya peringatan tahunan yang menjadi momentum refleksi insan kesehatan di seluruh Tanah Air.

Petugas pelaksana upacara terdiri dari Fransiska Narwadan, S.AP. sebagai MC, Ahmad Ingratubun, SKM. selaku Perwira Upacara, dan Yusuf B. Supu, S.ST. sebagai Komandan Upacara. Sementara Maudy Mawaddah Rumaf, SKM. membacakan Teks Pembukaan UUD 1945, Buchori Zainun memimpin doa, serta Bd. Enjelina Daingmacora, S.Tr.Keb. bertindak sebagai Dirigen Paduan Suara Gabungan dari unsur Dinas Kesehatan, RSUD Karel Sadsuitubun, RS Hati Kudus, Puskesmas, SMK Keperawatan, dan Prodi Keperawatan Tual.

Rangkaian upacara berlangsung tertib, dimulai dari penghormatan kepada Inspektur Upacara, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga penyampaian amanat Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang dibacakan langsung oleh Bupati Thaher Hanubun.

Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Emas

Dalam amanatnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa HKN ke-61 menjadi momen penting untuk meneguhkan komitmen terhadap Transformasi Kesehatan Indonesia.

“Kita hanya memiliki dua dekade untuk menyiapkan 84 juta anak Indonesia agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan unggul,” ujar Menkes dalam sambutan tertulisnya.

Ia memaparkan capaian enam pilar transformasi kesehatan, mulai dari penguatan layanan primer, peningkatan mutu rumah sakit rujukan, ketahanan kesehatan nasional, hingga transformasi pembiayaan, SDM, dan teknologi kesehatan.
Beberapa capaian strategis turut disebutkan, antara lain:

* Prevalensi stunting turun di bawah 20 persen untuk pertama kalinya.
* 8.349 Puskesmas telah menerapkan integrasi layanan primer.
* 29 provinsi kini mampu melakukan bedah jantung terbuka.
* 10 antigen vaksin program imunisasi rutin telah diproduksi di dalam negeri.
* 268 juta penduduk (98%) telah dijangkau program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
* Aplikasi SATUSEHAT Mobile digunakan oleh jutaan warga dan telah terintegrasi dengan lebih dari 90% fasilitas kesehatan di Indonesia.

Menkes juga menyoroti pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan birokrasi kesehatan, yang disebutnya sebagai “pilar transformasi ke-7” — transformasi budaya.

“Perjalanan menuju Indonesia Sehat adalah perjalanan panjang dan penuh harapan. Dengan tekad dan kerja sama, kita akan melahirkan generasi sehat yang menjadi fondasi bangsa hebat,” tegasnya.

Sinergi untuk Maluku Tenggara Sehat

Upacara HKN ke-61 di Langgur turut dihadiri oleh Ketua DPRD Malra Stepanus Layanan, S.IP., Plt. Sekretaris Daerah Bernardus Rettob, perwakilan Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD, Camat, Kepala Ohoi, serta jajaran ASN tenaga kesehatan lingkup Kabupaten Maluku Tenggara.

Usai upacara, dilakukan penyerahan sertifikat dan penghargaan kepada tenaga kesehatan berprestasi dan fasilitas kesehatan yang menunjukkan kinerja terbaik sepanjang tahun 2025.

Bupati Thaher Hanubun dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan kesehatan yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi, terutama dalam menjaga kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Dengan semangat gotong royong, kita bangun Maluku Tenggara yang sehat, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Momentum HKN ke-61 diharapkan menjadi pijakan bersama untuk memperkuat layanan kesehatan dasar, memperluas edukasi publik, serta memperkuat sinergi lintas sektor menuju “Maluku Tenggara Sehat 2030.”

 

(BR)