DANREM 151/BINAIYA BERSAMA DANDIM 1511 DAN ROMBONGAN TINJAU POS PAMPUTER SATGAS WETAR, TETAP TEMBUS MEDAN LONGSOR DEMI PRAJURIT PERBATASAN

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 13 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DANREM 151/BINAIYA BERSAMA DANDIM 1511 DAN ROMBONGAN TINJAU POS PAMPUTER SATGAS WETAR, TETAP TEMBUS MEDAN LONGSOR DEMI PRAJURIT PERBATASAN

WETAR SELATAN,MALUKU BARAT DAYA,TRIBUN-NUSANTARA.web.id.  Di tengah cuaca ekstrem dan medan longsor yang memutus sejumlah akses jalan di Pulau Wetar, Komandan Korem 151/Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung, tetap menunjukkan komitmennya dalam memastikan kesiapan prajurit perbatasan dengan turun langsung meninjau Pos Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Satgas Wetar di Desa Ilwaki, Kecamatan Wetar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (13/5/2026).

Didampingi Dandim 1511/Pulau Moa, Letkol Infanteri Nuriman Siswandi, serta rombongan Korem 151/Binaiya, perjalanan menuju lokasi berlangsung penuh tantangan. Hujan deras yang mengguyur wilayah Wetar menyebabkan jalan dipenuhi lumpur dan longsor. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Danrem dan rombongan untuk tetap menembus medan berat demi bertemu langsung dengan prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan negara.

Dalam perjalanan tersebut, PT Batu Tua turut memfasilitasi lima unit kendaraan operasional guna mendukung mobilitas Danrem, Dandim, dan rombongan selama melaksanakan kunjungan kerja di Pulau Wetar.

Kunjungan kerja itu dilakukan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung dalam mendukung tugas pengamanan wilayah perbatasan dan pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setibanya di Pos Pamputer Satgas Wetar, Danrem bersama rombongan meninjau secara langsung kondisi pos, fasilitas pendukung, hingga kesiapan prajurit yang bertugas di wilayah strategis tersebut. Kehadiran pimpinan Korem 151/Binaiya menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap personel yang berada di garis terdepan penjaga kedaulatan negara.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1511/Pulau Moa Letkol Infanteri Nuriman Siswandi turut berdialog langsung dengan para prajurit dan Babinsa terkait berbagai kendala maupun kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan.

Dalam dialog tersebut, para prajurit Satgas Pamputer menyampaikan bahwa salah satu kebutuhan mendesak yang diperlukan di pos adalah mesin Sanyo guna mendukung kebutuhan air bersih selama bertugas di wilayah perbatasan.

Selain itu, para Babinsa juga menyampaikan harapan kepada Danrem terkait tunjangan perbatasan. Mereka menjelaskan bahwa Pulau Wetar merupakan wilayah perbatasan yang seharusnya mendapatkan perhatian sesuai regulasi yang berlaku.

Para Babinsa juga mencontohkan bahwa personel dari institusi lain yang bertugas di wilayah yang sama telah menerima tunjangan perbatasan, sementara mereka hingga kini belum mendapatkannya.

Mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi tersebut, Brigjen TNI Raffles Manurung menegaskan bahwa pihaknya akan memperjuangkan hak-hak para Babinsa maupun kebutuhan personel Satgas Pamputer Wetar agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal.

Dalam arahannya, Danrem juga memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit Satgas Pamputer agar tetap waspada dan terus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman maupun gangguan pihak asing di wilayah perbatasan.

Danrem menegaskan kepada seluruh personel agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan apabila menemukan hal-hal mencurigakan segera mengambil tindakan sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan, Danrem 151/Binaiya turut menyerahkan bantuan berupa empat karung beras, dua karton Pop Mie, dua karton Supermi, empat rak telur, serta empat rak minuman Sprite untuk personel Satgas Pamputer Wetar.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Koramil setempat berupa dua karung beras ukuran 25 kilogram, gula, dan kopi guna mendukung kebutuhan anggota selama menjalankan tugas di wilayah Wetar.

Danrem berharap seluruh personel tetap menjaga semangat, disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan demi menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(KAREL MOA)