DANREM 151/BINAIYA TINJAU PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DI WETAR, TARGETKAN RAMPUNG 100 PERSEN DALAM SATU SETENGAH BULAN

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 14 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DANREM 151/BINAIYA TINJAU PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DI WETAR, TARGETKAN RAMPUNG 100 PERSEN DALAM SATU SETENGAH BULAN

WETAR UTARA, MALUKU BARAT DAYA — TRIBUN NUSANTARA.web.id — Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung, turun langsung meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (13/5/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Korem 151/Binaiya dalam mengawal program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Dalam kunjungan kerja itu, Danrem didampingi Dandim 1511/Pulau Moa, Letkol Infanteri Nuriman Siswandi, bersama rombongan Korem 151/Binaiya. Kehadiran Danrem di lokasi pembangunan menunjukkan perhatian serius TNI AD terhadap percepatan pembangunan fasilitas ekonomi masyarakat di daerah terpencil Maluku Barat Daya.

Saat meninjau lokasi pembangunan, Brigjen TNI Raffles Manurung menjelaskan bahwa progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di wilayah Wetar saat ini telah mencapai sekitar 50 persen.

“Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di desa ini sudah 50 persen. Kita tahu bahwa wilayah Maluku Barat Daya sangat jauh, di mana materialnya kita datangkan dari Surabaya dan pengangkutan materialnya berbeda dengan yang ada di Pulau Jawa,” ujar Danrem kepada wartawan.

Menurutnya, tantangan geografis dan distribusi material menjadi hambatan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah kepulauan terluar. Jarak yang jauh serta kondisi cuaca di laut turut mempengaruhi proses pengiriman bahan bangunan menuju lokasi pembangunan.

Meski menghadapi berbagai tantangan tersebut, Danrem tetap optimistis pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu. Ia menyebut sebagian besar material bangunan kini telah tersedia di lokasi sehingga proses pekerjaan dapat dipercepat.

“Namun demikian, saya sudah dengar dari Dandim bahwa materialnya sudah ada, tinggal kita kerjakan. Perkiraan progres pembangunan satu setengah bulan lagi sudah 100 persen,” katanya.

Brigjen TNI Raffles Manurung juga menjelaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang terus didorong di berbagai wilayah Maluku di bawah koordinasi Korem 151/Binaiya.

“Wilayah Maluku khususnya yang berada di bawah kelola saya itu targetnya sekitar 335 gerai KDKMP yang harus jadi. Sekarang di tingkat Korem sudah ada sekitar enam belasan, nanti ke depan kita kerja terus dan mudah-mudahan cuaca bisa mendukung,” ujarnya.

Ia berharap kondisi cuaca di wilayah kepulauan tetap bersahabat agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana.

“Harapannya alam bisa mendukung kita dalam menyelesaikan pembangunan KDKMP dan apa yang kita harapkan bisa tercapai,” tambahnya.

Selain meninjau pembangunan koperasi, Danrem juga menyinggung program SPPI atau Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia yang mulai dijalankan melalui sistem SPPG sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Terkait dengan SPPI, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, sudah dimulai di tingkat SPPG. Di SPPG ini pemimpin atau manajernya harus sarjana yang dites dan dilatih, kemudian mereka akan diangkat menjadi pegawai P3K,” jelasnya.

Menurut Danrem, program tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap mendukung pembangunan serta pelayanan masyarakat di tingkat desa, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari kunjungan perdana Danrem 151/Binaiya di Kabupaten Maluku Barat Daya sekaligus memastikan program-program strategis nasional berjalan sesuai target demi memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah terpencil.

(KAREL MOA)