DANREM 151/BINAIYA TURUN LANGSUNG TINJAU 5 KOPERASI DESA DI PULAU MOA, PASTIKAN PEMBANGUNAN BERKUALITAS DEMI KESEJAHTERAAN RAKYAT

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 10 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DANREM 151/BINAIYA TURUN LANGSUNG TINJAU 5 KOPERASI DESA DI PULAU MOA, PASTIKAN PEMBANGUNAN BERKUALITAS DEMI KESEJAHTERAAN RAKYAT

MOA, MALUKU BARAT DAYA —TRIBUN NUSANTARA - Web - id /Wujud kepedulian TNI terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan Komandan Korem 151/Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung, saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, guna meninjau langsung progres pembangunan lima Koperasi Desa (Kopdes) yang tengah dikerjakan sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat desa.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem 151/Binaiya didampingi Dandim 1511/Pulau Moa beserta sejumlah pejabat terkait. Kehadiran Danrem bukan sekadar seremonial, namun untuk memastikan secara langsung seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lima koperasi desa yang menjadi lokasi peninjauan yakni Kopdes Kelurahan Tiakur, Kopdes Desa Wakarleli, Kopdes Desa Klis, Kopdes Desa Werwaru, dan Kopdes Desa Kaiwatu. Setiap bangunan diperiksa secara menyeluruh dan detail, mulai dari halaman depan, ruang pelayanan masyarakat, ruang administrasi, hingga fasilitas penunjang seperti MCK dan sarana pendukung lainnya.

Dengan penuh ketelitian, Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung memeriksa langsung kualitas bangunan, kondisi fisik pekerjaan, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan fasilitas yang nantinya akan digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas koperasi desa.

Di sela-sela peninjauan, Danrem menegaskan bahwa pembangunan koperasi desa tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Menurutnya, setiap pekerjaan wajib mengikuti gambar perencanaan, spesifikasi teknis, serta aturan yang telah ditetapkan pemerintah agar bangunan yang dihasilkan benar-benar kokoh, berkualitas, dan bermanfaat dalam jangka panjang.

“Pembangunan koperasi desa ini harus dikerjakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Semua harus sesuai spesifikasi dan aturan yang berlaku. Jangan sampai ada pekerjaan yang tidak sesuai gambar ataupun dikerjakan asal jadi, karena fasilitas ini nantinya digunakan langsung oleh masyarakat,” tegas Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung saat melakukan pengecekan di lokasi.

Dalam wawancara bersama wartawan, Danrem 151/Binaiya juga menyampaikan bahwa ke depan, kepemimpinan koperasi desa akan diprioritaskan bagi anak-anak asli daerah di masing-masing wilayah Indonesia. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan sumber daya manusia lokal agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa di daerahnya sendiri.

Danrem menjelaskan bahwa calon ketua koperasi nantinya harus memiliki kemampuan, integritas, serta memenuhi syarat pendidikan minimal Sarjana. Selain itu, seluruh calon akan melalui tahapan seleksi dan pengujian sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ke depan, ketua-ketua koperasi akan diisi oleh anak-anak asli daerah masing-masing. Mereka harus punya kemampuan, pendidikan minimal Sarjana, dan akan diuji melalui tes sesuai regulasi yang berlaku. Karena itu, anak-anak daerah harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang agar mampu menjadi pemimpin yang baik bagi koperasi di daerahnya,” ujar Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung.

Sementara itu, Dandim 1511/Pulau Moa menjelaskan bahwa progres pembangunan Kopdes di sejumlah desa menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Bahkan beberapa bangunan telah memasuki tahap akhir penyelesaian dengan capaian progres sekitar 80 hingga 95 persen.

Menurut Dandim, percepatan pembangunan tersebut menjadi bukti nyata sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat dalam mendukung program peningkatan ekonomi desa melalui penguatan koperasi masyarakat.

“Kami terus melakukan pengawasan secara maksimal agar seluruh pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai standar yang telah ditentukan. Kualitas bangunan menjadi prioritas utama demi kepentingan masyarakat,” ujar Dandim.

Kehadiran Danrem di tengah masyarakat Pulau Moa pun mendapat sambutan hangat dan penuh antusias dari warga serta aparat desa. Masyarakat mengaku bangga dan merasa diperhatikan karena pembangunan yang berlangsung mendapat pengawasan langsung dari pimpinan TNI di wilayah Maluku.

Bagi masyarakat Pulau Moa, pembangunan koperasi desa bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Warga berharap keberadaan Kopdes nantinya mampu membantu kebutuhan usaha masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Kunjungan kerja Danrem 151/Binaiya tersebut sekaligus menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mengawal seluruh program pembangunan di wilayah Maluku Barat Daya agar berjalan transparan, berkualitas, dan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat.

(KAREL MOA)