Dari Mimika untuk Flores, Solidaritas Keluarga Rettob dan TP PKK Disalurkan Lewat Posko IKF

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 22 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Dari Mimika untuk Flores, Solidaritas Keluarga Rettob dan TP PKK Disalurkan Lewat Posko IKF

Dari Mimika untuk Flores, Solidaritas Keluarga Rettob dan TP PKK Disalurkan Lewat Posko IKF

TIMIKA Tribunnusantara-web.id — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan dari Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Keluarga Bupati Mimika Johannes Rettob bersama jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan melalui Posko Bencana Flores yang dikelola Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Mimika di Timika, Sabtu (22/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan masyarakat di Mimika terhadap warga Flores yang sedang menghadapi dampak bencana dan membutuhkan bantuan dalam masa tanggap serta pemulihan.

Istri Bupati Mimika, Suzy Rettob, menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan tidak hanya berasal dari keluarga Bupati, tetapi juga merupakan hasil kepedulian pribadi para pengurus dan anggota TP PKK Mimika.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga Pak Bupati serta hasil kebersamaan pengurus dan anggota TP PKK yang secara pribadi turut mengumpulkan bantuan,” kata Suzy saat berada di Posko IKF Mimika.

Menurutnya, bantuan tersebut diserahkan melalui posko agar dapat dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Suzy menilai, dukungan terhadap korban bencana merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang dapat dilakukan siapa saja, tanpa dibatasi oleh wilayah maupun latar belakang masyarakat.

“Ketika saudara-saudara kita mengalami musibah, tentu kita memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu sesuai dengan kemampuan yang ada,” ujarnya.

Keberadaan Posko Bencana Flores di Mimika sendiri menjadi salah satu wadah penghimpunan bantuan dari berbagai pihak untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat yang terdampak.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan keluarga Bupati dan TP PKK lebih diarahkan sebagai dukungan terhadap upaya kemanusiaan yang sedang berlangsung melalui jaringan masyarakat Flobamora di Mimika.

Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan selama proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Solidaritas seperti ini juga menunjukkan bahwa respons terhadap bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, organisasi sosial, keluarga besar daerah asal, serta berbagai kelompok yang memiliki kepedulian.

Dari Mimika, dukungan tersebut menjadi bagian kecil dari gerakan kemanusiaan yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Flores yang sedang menghadapi masa sulit.

Editor: Bruce Elang