DARI TIMIKA UNTUK FLORES: DESSY PUTRIKA SERAHKAN BANTUAN, “JANGAN NILAI DARI JUMLAH, TAPI DARI RASA KEPEDULIAN”

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 28 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DARI TIMIKA UNTUK FLORES: DESSY PUTRIKA SERAHKAN BANTUAN, “JANGAN NILAI DARI JUMLAH, TAPI DARI RASA KEPEDULIAN”

Tribun-nusantara.web.id. TIMIKA, PAPUA TENGAH — Dari ujung timur Indonesia, suara solidaritas kemanusiaan kembali menggema. Masyarakat Mimika menunjukkan bahwa jarak ribuan kilometer tidak mampu memisahkan rasa persaudaraan ketika saudara sebangsa sedang menghadapi bencana.

Semangat tersebut terlihat dalam Konser Amal Mimika untuk NTT yang digelar di Lapangan Pasar Lama, Timika, Kamis (27/8/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat, komunitas, dan berbagai elemen di Mimika untuk menggalang bantuan bagi basudara di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.

Salah satu bentuk kepedulian datang dari Dessy Putrika, S.E. Anggota DPRK Mimika tersebut hadir dan menyerahkan bantuan kepada Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak di atas panggung hiburan sebagai bagian dari rangkaian aksi solidaritas kemanusiaan tersebut.

Bagi Dessy, bantuan kemanusiaan tidak semestinya diukur semata-mata dari besar kecilnya nominal. Yang jauh lebih penting adalah ketulusan dan kepedulian yang melatarbelakanginya.

“Jangan dinilai dari jumlahnya, tetapi dinilai dari rasa kepedulian. Semoga bantuan yang diberikan ini menjadi berkah dan dapat membantu saudara-saudara kita di NTT yang sedang menghadapi musibah,” ujar Dessy.

Menurutnya, bencana tidak mengenal batas wilayah, suku, maupun daerah. Ketika satu bagian dari bangsa Indonesia mengalami kesulitan, daerah lain sudah sepatutnya hadir memberikan dukungan.

Dessy juga mengajak seluruh masyarakat Mimika yang masih ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut untuk tidak ragu memberikan bantuan.

“Bagi masyarakat Mimika yang ingin berdonasi untuk basudara kita di NTT, silakan menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan, termasuk melalui barcode donasi yang tersedia,” katanya.

Tidak hanya dalam bentuk uang, masyarakat juga dipersilakan memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai maupun kebutuhan lainnya yang dapat membantu para korban bencana.

DARI PAPUA, PESAN KEMANUSIAAN UNTUK FLORES

Konser Amal Mimika untuk NTT bukan sekadar pertunjukan hiburan. Di balik panggung dan keramaian masyarakat, tersimpan pesan yang jauh lebih besar: Indonesia tidak boleh kehilangan rasa persaudaraan di tengah bencana.

Dari Timika, Papua Tengah, kepedulian itu dikirimkan menuju Flores.

Sebuah bantuan mungkin tidak mampu menghapus seluruh penderitaan korban bencana. Namun, setiap uluran tangan dapat menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian.

Solidaritas masyarakat Mimika malam itu menjadi pengingat bahwa dalam situasi apa pun, kemanusiaan harus berada di atas segala perbedaan.

Dari timur Indonesia untuk Flores. Dari Mimika untuk NTT. Dari sesama manusia untuk sesama manusia. Kemanusiaan tidak mengenal jarak.

(Gunawan)