Desakan Dr. Socratez Yoman: Usut Tuntas Kasus Kekerasan
Tribun-nusantara.web.id. Yahukimo-Papua Pengunungan, Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua, Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman, mengutuk keras penembakan pilot Nicholas F. Goselin dan pembakaran pesawat PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo pada 29 Juli 2026.
Ia meminta publik tidak terburu-buru menuduh TPNPB sebagai pelaku. "Kita perlu investigasi independen dan kredibel yang melibatkan komunitas internasional untuk memastikan siapa sebenarnya pelaku kejahatan yang keji dan barbar ini," tegasnya.
Dr. Yoman menyoroti 9 kasus kekerasan yang menurutnya belum terungkap transparan, di antaranya: 2 Juli 2026, Pilot Nicholas F. Goselin ditembak dan pesawat PT AMA dibakar di Yahukimo, 11 Februari 2026 Pilot Egon Irawan dan Co-Pilot Baskoro di Boven Digoel, 5 Agustus 2024 Pilot Glen Malcolm Conning di Mimika, 25 April 202, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di Puncak
Ia juga mempertanyakan mengapa Pemerintah Indonesia belum mengizinkan Komisioner Tinggi HAM PBB, wartawan asing, dan diplomat asing masuk ke Papua Barat. "Indonesia takut apa, bikin apa dan sembunyikan apa di Papua Barat?" ujarnya.
Penutup, Baik mahasiswa maupun tokoh gereja sepakat bahwa keamanan di Papua harus menghadirkan rasa aman bagi rakyat sipil. Mereka menyerukan agar penyelesaian konflik di Papua dikedepankan melalui dialog, penghormatan HAM, dan investigasi yang akuntabel.
Penulis : Dr. Socratrz Yoman
Perwarta: Jeri P. Degei








































Komentar via Facebook