Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Disambut Hangat Keluarga Besar Saireri, Silaturahmi Jadi Penguat Konferensi Adat November 2025

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 18 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Disambut Hangat Keluarga Besar Saireri, Silaturahmi Jadi Penguat Konferensi Adat November 2025

Fakfak, TribunNusantara.web.id |  Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di rumah adat Saireri milik Alfa Raunsai, Kamis (18/9), menjadi momentum penting dalam mempererat ikatan kekeluargaan antar-suku di Fakfak.

Keluarga besar Saireri (suku Serui) menyambut hangat kehadiran perwakilan Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Dewan Adat, Apnel Hegemur, serta Ketua Panitia Konferensi Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak III, Baharudin Heremba.

Acara penyambutan ini dipimpin oleh Kepala Suku Saireri, A. Koromat, dan berlangsung penuh kekhidmatan. Suasana hangat tercipta sejak awal hingga akhir kegiatan, menandai eratnya persaudaraan yang sudah lama terjalin antara Mbaham Matta dan Saireri.

Dalam sambutannya, Apnel Hegemur menyampaikan apresiasi mendalam atas penyambutan keluarga besar Saireri.

Ia menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan hanya sebatas pertemuan biasa, melainkan juga langkah awal menuju suksesnya pelaksanaan Konferensi Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak III yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025 mendatang.

“Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan adat lahir dari persatuan. Dukungan dari keluarga besar Saireri memberi semangat baru bagi kami untuk mempersiapkan konferensi ini sebaik-baiknya,” tutur Apnel.

Sementara itu, Baharudin Heremba selaku Ketua Panitia Konferensi menambahkan, pertemuan ini sekaligus membuka ruang dialog dan kebersamaan antar-komunitas adat.

“Kami berharap konferensi nanti bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga momentum lahirnya keputusan penting yang mampu memperkuat peran adat dalam pembangunan dan kehidupan sosial di Fakfak,” katanya.

Kepala Suku Saireri, A. Koromat, dalam kesempatan yang sama mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur. Menurutnya, adat harus tetap menjadi perekat utama kehidupan masyarakat, sekaligus benteng dalam menghadapi tantangan modernisasi.

Acara diakhiri dengan doa bersama, meneguhkan komitmen kedua pihak untuk terus menjaga hubungan kekeluargaan dan mendukung suksesnya Konferensi Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak III.

Dengan penyambutan hangat ini, keluarga besar Saireri menegaskan dukungan penuh mereka, sekaligus menandai awal perjalanan penting menuju konferensi adat yang diharapkan melahirkan semangat baru bagi masyarakat Fakfak.
 

Writter : Den