Di Bumi Larvul Ngabal, Ketua PWI Malra Apresiasi Kehadiran Gubernur Maluku di Tengah Masyarakat
Maluku Tenggara, TribunNusantara.web.id | Senja mulai turun di Ohoi Letman, Selasa, 10 Maret 2026. Di tengah suasana Ramadan yang teduh, ratusan warga berkumpul untuk mengikuti buka puasa bersama yang dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Kehadiran orang nomor satu di provinsi kepulauan itu disambut hangat oleh masyarakat Tanah Kei, yang selama ini dikenal sebagai Bumi Larvul Ngabal.
Bagi masyarakat setempat, kehadiran pemimpin di tengah rakyat memiliki makna tersendiri. Bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi juga simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat di daerah.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tenggara, **A. B. Rahakbauw**, menilai kehadiran Gubernur Maluku menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan masyarakat di daerah.
“Sebagai insan pers, kami tentu memberikan apresiasi atas kehadiran Bapak Gubernur di Bumi Larvul Ngabal. Kehadiran ini menunjukkan bahwa pemerintah provinsi hadir dan memberi perhatian kepada masyarakat Maluku Tenggara,” ujar Rahakbauw.
Kunjungan Gubernur Maluku tersebut turut dihadiri oleh Bupati Maluku Tenggara **Muhamad Thaher Hanubun**, Wakil Bupati **Charlos Viali Rahantoknam**, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai ohoi di wilayah tersebut.
Dalam suasana yang penuh keakraban, para pejabat daerah dan masyarakat duduk bersama menunggu waktu berbuka. Percakapan ringan dan tawa kecil sesekali terdengar, menciptakan suasana yang hangat dan bersahaja.
Rahakbauw mengatakan, kegiatan buka puasa bersama seperti ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar agenda seremonial pemerintahan. Ramadan, menurut dia, menjadi momentum yang tepat untuk membangun silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Momentum seperti ini penting, karena membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara pemimpin daerah dengan masyarakat. Dari sinilah semangat kebersamaan dalam membangun daerah dapat tumbuh,” katanya.
Ia juga berharap kunjungan Gubernur Maluku ke Maluku Tenggara dapat membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Menurut Rahakbauw, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten merupakan kunci untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“Kami berharap kunjungan ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, sehingga pembangunan di Maluku Tenggara dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai organisasi profesi wartawan, PWI Maluku Tenggara, kata Rahakbauw, juga berkomitmen untuk terus berperan dalam mengawal pembangunan melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif.
Menurut dia, pers memiliki tanggung jawab untuk menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa berbagai program pembangunan dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh publik.
Di Bumi Larvul Ngabal—tanah yang menjunjung tinggi nilai adat, persaudaraan, dan kebersamaan—pertemuan sederhana dalam buka puasa bersama itu terasa lebih dari sekadar perjumpaan. Ia menjadi simbol harapan bahwa hubungan antara pemerintah dan rakyat akan terus terjaga, seiring langkah membangun Maluku Tenggara menuju masa depan yang lebih baik.








































Komentar via Facebook