Diduga Ada Permainan Penerimaan Calon Driver Bus AKAP PT Anugerah Mas Dengan Orang Dalam
Wonogiri, TribunNusantara.web.id | Sore yang penuh jam pulang kantor saya sempat beristirahat sejenak di warung dekat poll/Garasinya Agramas wilayah Wonokarto Wonogiri,17 September 2025.
Saya pun melihat calon driver bus AKAP Agramas yang merasa namanya tidak lulus dari test jalan tadi,saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepada calon driver yang namanya tidak mau di sebutkan. Maaf mas saya ingin bertanya mas kenapa ya dari tadi saya lihat mas ngedumel terus? Ya mas nama saya tidak ada di kertas pengumuman yang di tempel di kaca.
Saya bingung padahal saya membawa bus tadi sangat hati-hati sekali padahal di saat hujan deras saya membawa bisnya di tambah wiper bis tidak berfungsi sampai orang karyawan agramas bagian pengetesan bilang udah pinggirin bis nya ganti setelah saya mau kebelakang HRD dari agramas mengucapkan sangat kasar ke saya mas kamu ini bawa bis nya kaya bawa gerobak saya sampai ngelus dana mas.
Setelah test jalan tadi kami menunggu hasil penentuan lulus/tidaknya setelah saya tau mas ternyata dari semua calon driver bus AKAP Agramas mereka mempunyai orang dalam yang terang yang bawa bisnya ugal-ugalan mereka di terima dan bisa meluluskan mereka,ternyata benar kenyataan mas setelah saya lihat hasil pengumumannya calon driver yang di nyatakan lulus itu mereka. Ungkapnya
Sebelum saya mengakhiri wawancara saya dengan calon driver bus AKAP Agramas,apa yang mas mau sampaikan saya meminta kepada CEO agramas untuk menindak karyawan anda dan juga HRD anda yang semena-mena terhadap calon driver, kalau tidak ada kami di perusahaan anda tidak akan maju perusahaan anda. Kalau bisa jika ada karyawan anda yang sudah menerima suap dari calon driver bus AKAP Agramas maka segera pecat dari perusahaan anda,jangan melihat rupiahnya saja dan kalau bisa untuk menseleksi calon driver bus AKAP Agramas bagi calon driver yang bawanya kasar dan ugal-ugalan langsung tegas di nyatakan tidak lulus. Pungkasnya.
HM








































Komentar via Facebook