Dihantam Gelombang 2,5 Meter akibat Mati Mesin, 3 Penumpang Longboat Berhasil Diselamatkan di Perairan Tual

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 14 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Dihantam Gelombang 2,5 Meter akibat Mati Mesin, 3 Penumpang Longboat Berhasil Diselamatkan di Perairan Tual

Tribun-nusantara.web.id.  TUAL – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi tiga orang penumpang longboat yang sempat terombang-ambing di Perairan Tual, Maluku. Ketiga korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di tengah cuaca ekstrem.

Peristiwa menegangkan ini bermula saat kapal berpenumpang (person on board/POB) tiga orang tersebut bertolak dari Kei Besar menuju Kota Tual. Namun, baru lima menit perjalanan, tepatnya pukul 10.45 WIT, kapal mendadak mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Rumadan, Tanjung Sobat, Kota Tual.

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon (Basarnas Ambon) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari Ramli Karwai, salah satu anggota keluarga korban, pada pukul 10.50 WIT.

"Tim Rescue Pos SAR Tual segera diberangkatkan ke lokasi kejadian menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) pada pukul 11.10 WIT," ungkap Andry Azwan Henaulu, S.Kom. Kasiops Basarnas Ambon  Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon.

Misi penyelamatan ini bukanlah hal yang mudah. Tim SAR Gabungan harus menembus kondisi cuaca buruk yang berawan tebal, dengan tiupan angin tenggara berkecapatan tinggi mencapai 31 knots, serta hadangan gelombang laut kategori sedang setinggi 2,5 meter.

Setelah melakukan penyisiran, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tual, Bakamla Tual, dan pihak keluarga akhirnya berhasil menemukan titik koordinat longboat tersebut pada pukul 13.54 WIT. Posisi kapal rupanya telah bergeser sejauh 7,14 Nautical Mile ke arah timur dari lokasi awal akibat terbawa arus.

Ketiga korban selamat langsung diidentifikasi, yaitu:

Hilarius (39)

Rikardus Tauffil (39)

Alowesius Rahayaan (38)

Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Tim SAR beserta para korban berhasil merapat dengan selamat di Langgur pada pukul 16.14 WIT. Ketiga pria tersebut kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat namun tampak lemas pasca-insiden.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan apresiasi dan ucapan terima kasih.

(H.R)