DIR BINMAS POLDA MALUKU SAMBANGI SMP NEGERI 7 TUAL, INGATKAN SISWA JAUHI TAWURAN DAN BIJAK GUNAKAN AI

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 12 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DIR BINMAS POLDA MALUKU SAMBANGI SMP NEGERI 7 TUAL, INGATKAN SISWA JAUHI TAWURAN DAN BIJAK GUNAKAN AI

TUAL, Tribunnusantara-web.id Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Maluku, Kombes Pol. Hujra Soumena, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan sambang dan silaturahmi ke SMP Negeri 7 Tual, Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 10.50 WIT.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kasat Binmas Polres Tual IPTU Kornelis Waas, Kapolsek Dullah Utara IPDA Palti Madelino, S.Tr.K., personel Sat Binmas Polres Tual, Bhabinkamtibmas Desa Fiditan Kampung Baru Brigpol M. Franggy Kastella, Sekretaris Desa Fiditan Anita Raharusun, Wakil Kepala Sekolah Anis Abidin, Kepala Urusan Kurikulum Hijra, Humas Sekolah Madfira Mamali, serta sekitar 60 siswa SMP Negeri 7 Tual.

Dalam arahannya di hadapan para siswa, Kombes Pol. Hujra Soumena menegaskan bahwa kehadiran polisi di sekolah bukan semata menjaga keamanan, tetapi juga memastikan generasi muda tumbuh menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi, dan memiliki akhlak yang baik.

Dir Binmas secara tegas mengingatkan siswa agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata rakitan seperti panah wayer yang belakangan menjadi perhatian serius aparat keamanan di sejumlah wilayah.

“Jangan habiskan masa muda dengan hal-hal negatif. Fokus belajar dan kejar cita-cita kalian,” tegasnya di hadapan para siswa.

Selain itu, para pelajar juga diajak memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), secara positif untuk mendukung pendidikan dan pengembangan diri.

Menurutnya, AI harus digunakan untuk mencari ilmu, membantu tugas sekolah, dan memperluas wawasan, bukan dipakai untuk aktivitas yang melanggar aturan atau merugikan orang lain.

Tak hanya soal teknologi, Dir Binmas juga mengingatkan pentingnya memperkuat nilai agama dan kehidupan spiritual sejak usia muda. Para siswa diminta rajin beribadah dan mengaji agar memiliki pondasi moral yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, siswa juga diberikan edukasi tentang penggunaan media sosial secara bijak. Kombes Pol. Hujra Soumena menegaskan bahwa penyebaran ujaran kebencian, hoaks, maupun konten melanggar hukum dapat masuk dalam kategori kejahatan siber atau cybercrime.

“Polisi terus memantau aktivitas di dunia maya dan akan menindak setiap pelanggaran hukum yang terjadi,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dari para siswa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sekitar pukul 11.14 WIT dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Maluku berharap para pelajar semakin sadar akan pentingnya disiplin, pendidikan, etika digital, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan berkualitas.

(Elang)