Disambut Ukulele Pelajar, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa Resmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah di Tual
Tual, TribunNusantara.web.id | Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, meresmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah di Tual pada Selasa, 10 Maret 2026. Peresmian fasilitas literasi tersebut berlangsung meriah dengan penyambutan masyarakat serta ratusan pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Kedatangan gubernur di gedung perpustakaan baru itu disambut alunan musik ukulele yang dimainkan para siswa. Suasana semakin semarak ketika para pelajar menyambut rombongan gubernur di halaman gedung yang kini diharapkan menjadi pusat literasi masyarakat Kota Tual.
Sekretaris Perpustakaan Daerah Kota Tual, Ratna Sari Tamher, mengatakan peresmian tersebut menandai dimulainya operasional gedung perpustakaan baru yang telah lama dinantikan masyarakat. Dalam prosesi peresmian, gubernur melakukan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai tanda resmi beroperasinya gedung tersebut.
Acara itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Maluku. Di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku Husen, Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Maluku Prilia Saktiani Puteri Huwae, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Soulisa Nurlita, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Hendrik Joseph Tamtelahitu.
Selain jajaran pemerintah daerah, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta tokoh legislatif. Di antaranya Wakapolres Tual Kompol Roni F. Manawan, Danyon Brimob Batalyon C Pelopor Kompol Rudi Muskitta, Danramil Kodim 1503-02/Elat Kapten Infanteri Boy Ratan, serta Kasubsi Intelijen Kejaksaan Negeri Tual Pengky Stephen Sigalingging.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Maluku juga menyerahkan bantuan buku kepada Dinas Perpustakaan Kota Tual. Penyerahan bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Usai prosesi peresmian, gubernur meninjau sejumlah fasilitas gedung perpustakaan. Bangunan dua lantai itu dirancang sebagai ruang belajar publik dengan berbagai layanan baca. Lantai dasar diperuntukkan bagi ruang baca anak-anak dan lansia, sedangkan lantai atas disiapkan sebagai ruang baca bagi remaja dan orang dewasa.
Di hadapan para pelajar yang hadir, Lewerissa menyampaikan pesan mengenai pentingnya kebiasaan membaca sejak usia dini. Ia mengisahkan pengalaman masa kecilnya yang tumbuh dalam keluarga sederhana di Ambon.
“Saya berasal dari keluarga besar dengan sepuluh bersaudara dan saya anak ketujuh. Sejak kecil saya suka membaca karena kedua orang tua saya adalah guru yang selalu mendorong kami untuk belajar,” ujarnya.
Menurut dia, kebiasaan membaca dapat membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, perpustakaan harus menjadi ruang belajar yang hidup, tertib, dan dikelola secara profesional.
Ia juga menyinggung pengalamannya mengunjungi perpustakaan di luar negeri yang dikenal sangat disiplin dan tertata rapi. “Di perpustakaan luar negeri, ketika kita menggeser kursi saja hampir tidak menimbulkan bunyi. Suasananya sangat tenang, disiplin, rapi, dan tertata dengan baik. Hal seperti itu yang harus kita bangun di perpustakaan ini,” kata dia.
Lewerissa juga menceritakan perjalanan pendidikannya setelah menamatkan studi hukum di Universitas Pattimura. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Master of Laws (LL.M) di Temple University.
Setelah kembali dari Amerika Serikat, ia berkarier di sejumlah perusahaan dan firma hukum, antara lain sebagai staf administrasi di PT Tugu Pratama Indonesia pada 1995–2000, Associate Lawyer di Makarim & Taira Law Firm pada 2000–2001, Corporate Lawyer di Golden Spike Energy pada 2001–2002, serta Legal Advisor di Nusantara Energy Group selama periode 2002 hingga 2019.
Pengalaman panjangnya di bidang hukum korporasi internasional, menurut dia, semakin menegaskan pentingnya pendidikan dan literasi bagi generasi muda di Maluku.
Peresmian Gedung Perpustakaan Umum Daerah ini diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat budaya membaca di Kota Tual serta menyediakan ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat luas.








































Komentar via Facebook