Disiplin dan Integritas Jadi Inti Retret PWI Hari Kedua

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 31 Januari 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Disiplin dan Integritas Jadi Inti Retret PWI Hari Kedua

Bogor, TribunNusantara.web.id | Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memasuki hari kedua di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara, Bogor, Jumat, 31 Januari 2026. Disiplin, integritas, dan kesadaran kebangsaan menjadi benang merah rangkaian kegiatan yang diikuti wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejak pagi, peserta mengawali kegiatan dengan olahraga bersama. Selain menjaga kebugaran fisik, aktivitas ini dirancang untuk membangun kebersamaan dan solidaritas antarsesama jurnalis—modal penting dalam memperkuat kohesi organisasi profesi di tengah tantangan dunia pers yang kian kompleks.

Agenda kemudian berlanjut dengan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Di balik gerakan yang tampak sederhana, latihan ini mengajarkan ketepatan, fokus, tanggung jawab, dan kerja sama dalam satu komando. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan bagi wartawan yang dituntut bekerja presisi, taat etika, dan konsisten menjaga profesionalisme.

Peserta juga mendapatkan pembekalan Nilai Dasar Bela Negara. Materi ini menekankan pentingnya kesadaran kebangsaan bagi insan pers agar mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab, berpihak pada kepentingan publik, serta berperan menjaga persatuan nasional.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengatakan desain kegiatan hari kedua secara khusus diarahkan untuk membentuk karakter wartawan yang tangguh.

“Disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan adalah fondasi. Wartawan PWI harus memiliki karakter kuat, tidak mudah goyah, dan menempatkan kepentingan bangsa serta masyarakat di atas kepentingan pribadi,” ujar Munir.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa konsep bela negara yang diberikan tidak bersifat militeristik.

“Ini soal sikap dan etika. Wartawan perlu kesadaran kebangsaan dan integritas agar produk jurnalistiknya bermutu serta menjaga kepercayaan publik,” katanya.

Pada hari kedua ini, peserta juga mengikuti sesi pembekalan dari sejumlah pejabat kementerian dan lembaga negara. Hadir antara lain Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Direktur Politik Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Akbar Ali, serta perwakilan dari Kementerian Koperasi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dari Kementerian Koperasi, pembekalan disampaikan oleh Staf Ahli Hubungan Antarlembaga Henny Navilah, sementara BNPB diwakili Kepala Bidang Komunikasi Kebencanaan Dodi Yoeleva. Keduanya menyoroti peran strategis pers dalam pembangunan ekonomi kerakyatan dan komunikasi kebencanaan.

Retret PWI ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan PWI Pusat dalam penguatan nilai kebangsaan dan bela negara bagi insan pers. 

Melalui kolaborasi tersebut, PWI berkomitmen membangun wartawan yang tidak hanya profesional secara jurnalistik, tetapi juga berintegritas, beretika, dan memiliki tanggung jawab kebangsaan yang kuat.