DPRD Malra Soroti Dugaan Penimbunan Minyak Tanah: Komisi II Sidak Pertamina Tual Menjelang Natal dan Tahun Baru
Tual, TribunNusantara.web.id — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Komisi II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara melakukan kunjungan kerja ke Depot Pertamina Tual, Kamis (30/10/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Komisi II yang juga Wakil Ketua II DPRD Maluku Tenggara, Yohanis Bosko Rahawarin, S.H., untuk menyoroti persoalan kelangkaan dan kenaikan harga minyak tanah serta distribusi BBM di wilayah setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Rahawarin menegaskan bahwa langkah DPRD dilakukan sebagai respon atas keresahan masyarakat terhadap maraknya dugaan penimbunan dan permainan harga di tingkat agen maupun pangkalan. Ia menilai, kondisi di lapangan sudah tidak wajar karena harga minyak tanah di beberapa lokasi mencapai Rp40.000 per jerigen, jauh di atas harga seharusnya yang hanya sekitar Rp14.000–Rp20.000.
“Kita turun bukan untuk menyalahkan pihak Pertamina, tapi untuk mencari solusi. Ada laporan masyarakat bahwa minyak tanah hilang di pangkalan, tapi di tempat lain justru dijual dengan harga tinggi. Ini menunjukkan ada yang tidak beres dalam rantai distribusi,” ujar Rahawarin.
Menurutnya, Komisi II DPRD akan melakukan penelusuran langsung bersama dinas terkait untuk memastikan kebenaran data agen dan pangkalan yang terdaftar. Ia menegaskan bahwa DPRD tidak akan segan memberikan rekomendasi sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan praktik curang di tengah kebutuhan masyarakat.
“Kita akan on the spot, periksa satu per satu pangkalan. Bila perlu, kita bawa temuan ini ke pihak penegak hukum supaya ditelusuri lebih dalam. Di era sekarang, transparansi itu wajib. Kalau masih ada yang nakal, harus ditindak tegas,” tegasnya.
Rahawarin juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD, Pertamina, dan dinas teknis agar distribusi minyak tanah serta BBM tetap lancar selama masa libur akhir tahun. Ia berharap, pertemuan ini dapat menghasilkan langkah konkret untuk menjamin stok energi masyarakat tetap aman dan harga tetap stabil.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi II DPRD Maluku Tenggara. Setelah sesi dialog bersama pihak Pertamina, rombongan dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan ke beberapa pangkalan dan agen distribusi di wilayah Kota Tual dan sekitarnya.
Dengan langkah pengawasan ini, DPRD Maluku Tenggara berharap tidak ada lagi praktik penimbunan maupun manipulasi harga yang merugikan masyarakat kecil, terutama menjelang momentum penting perayaan Natal dan Tahun Baru.








































Komentar via Facebook