Dr. A.G. Socratrz Yoman: Usut Tuntas 9 Kasus Kekerasan Di Papua, Libatkan Investigasi Internasional

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 09 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Dr. A.G. Socratrz Yoman: Usut Tuntas 9 Kasus Kekerasan Di Papua, Libatkan Investigasi Internasional

Tribun-nusantara.web.id. ITAA WAKHU PUROM – 4 Juli 2026, Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua, Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman, mengecam keras penembakan pilot Nicholas F. Goselin dan pembakaran pesawat PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, pada 2 Juli 2026.

Ia mendesak Pemerintah Indonesia membuka ruang investigasi independen yang kredibel dengan melibatkan komunitas internasional guna mengungkap pelaku sebenarnya.

1. TOLAK VONIS DINI TERHADAP TPNPB

Dr. Yoman meminta publik tidak terburu-buru menuduh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sebagai pelaku penembakan pilot Nicholas.

"Walaupun foto yang diekspos menunjukkan ciri-ciri orang yang menamakan diri anggota TPNPB, kita perlu investigasi independen untuk memastikan siapa pelaku kejahatan yang keji dan barbar ini," tegasnya.

Menurutnya, selama belum ada investigasi independen, segala tuduhan dari negara dan aparat TNI-Polri kepada TPNPB tidak dapat dipercaya.

2. KEKERASAN MENINGKAT PASCA PEMEKARAN

Dr. Yoman menyoroti perubahan situasi keamanan di Tanah Papua. Ia menyebut sebelum banyak pemekaran kabupaten dan provinsi, pilot, tenaga medis, dan guru dapat bekerja dengan aman di pedalaman Papua.

"Aneh tapi nyata, kekerasan, kejahatan dan kekejaman terhadap kemanusiaan di Papua Barat meningkat tajam di depan dan di mata anggota TNI dan Polri yang berkeliaran di Tanah Papua Barat sampai di kampung-kampung," ujarnya.

Ia mengutip pernyataan A.C. Manulang, mantan Direktur BAKIN:  

"Bukan tidak mungkin dan jarang terjadi jika berbagai kerusuhan di berbagai daerah terlepas dari aktor intelektual dari Jakarta. Sangat mungkin kerusuhan ini didesain dari Jakarta dengan berbagai tujuan

Sumber: Indopos, 4 November 2012.

Dr. Yoman menilai konflik di Papua dirawat untuk kepentingan perampokan Sumber Daya Alam dengan menyingkirkan Orang Asli Papua.

"Tanah Papua Barat harus dikosongkan dari POAP yang berkulit hitam dan berambut keriting," katanya.

3. CATATAN 9 KASUS YANG BELUM TERUNGKAP

Dr. Yoman mencatat 9 kasus kekerasan yang belum diungkap secara transparan dan akuntabel, di antaranya:

penembakan pilot Nicholas F. Goselin di Yahukimo 2 Juli 2026, penembakan pilot di Boven Digul 11 Februari 2026, penembakan pilot WNA di Mimika 5 Agustus 2024, hingga pembakaran pesawat di Intan Jaya 6 Januari 2021.

"Siapa pelaku seluruh kejahatan kemanusiaan ini dan apa motivasinya?" tanyanya.

4. DESAK PEMBUKAAN AKSES UNTUK HAM PBB

Dr. Yoman juga mempertanyakan mengapa Pemerintah Indonesia tidak mengizinkan Komisioner Tinggi HAM PBB, wartawan asing, dan diplomat asing berkunjung ke Papua Barat.

"Pemerintah Indonesia menutup akses menimbulkan banyak kecurigaan dan pertanyaan. Indonesia takut apa, bikin apa dan sembunyikan apa di Papua Barat?" tegasnya.

Sumber:  Dr. A.G. Socratez Yoman  

Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua

Perwarta : Jeri P. Degei