Dua Tokoh Berebut Nahkoda PCNU Maluku Tenggara, Konfercab Jadi Penentu Arah Kepemimpinan NU
Dua Tokoh Berebut Nahkoda PCNU Maluku Tenggara, Konfercab Jadi Penentu Arah Kepemimpinan NU
Langgur Tribunnusantara-web.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) pada Sabtu malam, 18 Juli 2026, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara. Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang ini akan menentukan Ketua PCNU Maluku Tenggara untuk masa khidmat berikutnya.18/07/2026
Konfercab diperkirakan berlangsung dinamis dengan mengemukanya dua figur yang telah resmi memenuhi persyaratan sebagai calon ketua, yakni Ruslani Rahayaan dan Ahmad Raharusun. Keduanya dinilai memiliki kapasitas, pengalaman organisasi, serta rekam jejak yang kuat dalam pengabdian kepada masyarakat dan umat.
Ruslani Rahayaan dikenal sebagai mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan mantan Ketua KNPI. Saat ini ia mengemban amanah sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Al-Qur'an Ash-Shalihin di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Dengan pengalaman panjang di organisasi kepemudaan dan pendidikan Islam, Rahayaan dinilai memiliki modal kepemimpinan untuk memimpin PCNU Maluku Tenggara.
Sementara itu, Ahmad Raharusun merupakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara. Pengalamannya dalam birokrasi pemerintahan dan pelayanan keagamaan menjadikannya salah satu figur yang diperhitungkan dalam bursa pemilihan Ketua PCNU.
Konfercab bukan sekadar ajang memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi warga Nahdlatul Ulama untuk merumuskan arah organisasi ke depan dalam memperkuat dakwah, pendidikan, pemberdayaan umat, serta menjaga persatuan dan kerukunan di Kabupaten Maluku Tenggara.
Seluruh peserta Konfercab diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, ukhuwah, dan demokrasi organisasi sehingga proses pemilihan berlangsung tertib, bermartabat, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa PCNU Maluku Tenggara semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook