Dugaan Begal Mengintai di Kawasan Irigasi Ujung Timika
Dugaan Begal Mengintai di Kawasan Irigasi Ujung Timika
TIMIKA, Papua Tengah Tribunnusantara-web.id – Warga Kota Timika diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari setelah muncul laporan dugaan percobaan pembegalan di kawasan Irigasi Ujung dan sekitarnya. Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian masyarakat karena diduga pelaku masih berkeliaran.29/07/2026
Berdasarkan keterangan korban, insiden terjadi ketika dua orang usai berjualan di kawasan Jalan Petrosea Tengah dan hendak pulang menuju lapangan mini soccer di sekitar Pohon Jomblo. Saat melintasi ruas jalan yang sepi dan minim penerangan, mereka diduga menjadi sasaran pelaku yang mengendarai sepeda motor matik berwarna hitam.
Korban mengaku motornya diduga ditendang dari arah belakang hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Setelah itu, pelaku sempat menghentikan kendaraannya dan diduga hendak mendekati korban. Namun, ketika korban segera bangkit berdiri, pelaku memilih melarikan diri sehingga dugaan aksi kejahatan tersebut tidak sempat terjadi.
Korban juga menyebut pelaku menggunakan sepeda motor matik berwarna hitam tanpa pelat nomor, sementara lampu utama kendaraan dalam keadaan mati. Kondisi tersebut membuat identitas pelaku sulit dikenali.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi kawasan yang sepi pada malam hari. Warga diimbau menghindari bepergian seorang diri jika memungkinkan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
Masyarakat berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan kriminalitas, termasuk kawasan Irigasi Ujung, Pohon Jomblo, dan wilayah sekitarnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah tindak kejahatan, mengungkap pelaku, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Catatan Redaksi: Peristiwa ini masih berdasarkan keterangan korban dan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas maupun penangkapan pelaku.
Penulis: Gunawan F
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook