DWP Mimika Cetak Perempuan Mandiri Lewat Ekonomi Kreatif, Pelatihan Buket Bunga Dibidik Jadi Peluang Usaha

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 23 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DWP Mimika Cetak Perempuan Mandiri Lewat Ekonomi Kreatif, Pelatihan Buket Bunga Dibidik Jadi Peluang Usaha

DWP Mimika Cetak Perempuan Mandiri Lewat Ekonomi Kreatif, Pelatihan Buket Bunga Dibidik Jadi Peluang Usaha

TIMIKA, Papua Tengah Tribunnusantara-web.id  – Pemberdayaan perempuan tidak lagi cukup berhenti pada kegiatan seremonial. Yang dibutuhkan adalah keterampilan yang mampu menghasilkan nilai ekonomi dan membuka peluang usaha. Semangat itulah yang diusung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mimika melalui pelatihan merangkai buket bunga yang digelar di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (22/7/2026).

Pelatihan yang diinisiasi Bidang Ekonomi DWP Mimika ini melibatkan anggota DWP, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta dari 18 distrik di Kabupaten Mimika. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali perempuan dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan menopang ekonomi keluarga.

Di dalam ruang pelatihan, suasana tampak penuh semangat. Para peserta mempelajari teknik dasar merangkai buket, mulai dari memilih bahan, memadukan warna, membungkus rangkaian bunga, hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai jual.

Ketua Panitia, Yosina Faustina Maramku, mengatakan pelatihan ini dirancang agar perempuan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki bekal untuk membangun usaha mandiri dari rumah.

 "Melalui pelatihan ini kami berharap peserta memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif sehingga mampu membantu meningkatkan pendapatan dan ekonomi keluarga," ujarnya.

Menurut Yosina, usaha buket bunga memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena permintaannya terus meningkat, terutama untuk kebutuhan wisuda, pernikahan, ulang tahun, kelulusan, hingga berbagai kegiatan seremonial lainnya. Dengan modal yang relatif terjangkau, usaha ini dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi perempuan untuk terjun ke sektor ekonomi kreatif.

Pemerintah Dorong Perempuan Menjadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Mewakili Bupati Mimika, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Heri Onawame, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendukung program pemberdayaan perempuan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

Menurutnya, keterampilan merangkai buket bunga tidak lagi dapat dipandang sekadar sebagai aktivitas hobi, melainkan memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara profesional.

  "Jika dikelola secara serius, kreatif, dan berkelanjutan, keterampilan ini dapat menjadi bagian dari sektor ekonomi kreatif yang mampu menciptakan lapangan usaha dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan keluarga," kata Heri.

Ia berharap semakin banyak perempuan Mimika yang berani memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Perempuan Berdaya, Ekonomi Daerah Menguat

Pelatihan ini menjadi salah satu contoh nyata bahwa pemberdayaan perempuan harus diarahkan pada penguatan kapasitas ekonomi. Ketika perempuan memiliki keterampilan, akses terhadap peluang usaha, dan keberanian untuk berwirausaha, mereka tidak hanya berkontribusi terhadap pendapatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

Usaha berbasis keterampilan seperti merangkai buket bunga dinilai memiliki potensi berkembang sebagai usaha mikro yang adaptif terhadap kebutuhan pasar dan mampu menciptakan lapangan kerja baru di tingkat rumah tangga.

Pemerintah Kabupaten Mimika berharap program serupa dapat terus diperluas hingga menjangkau distrik-distrik dan wilayah terpencil, sehingga manfaat pemberdayaan ekonomi perempuan dapat dirasakan secara lebih merata.

Di akhir pelatihan, deretan buket bunga hasil karya peserta menjadi simbol keberhasilan proses belajar. Lebih dari sekadar rangkaian bunga, setiap karya mencerminkan lahirnya keterampilan baru yang berpotensi menjadi sumber penghasilan.

Dari tangan-tangan kreatif perempuan Mimika, tumbuh harapan akan lahirnya lebih banyak pelaku usaha mikro yang mandiri. Sebab, ketika perempuan berdaya secara ekonomi, keluarga menjadi lebih kuat dan pembangunan daerah memperoleh fondasi yang semakin kokoh.

Penulis: Gunawan F

Editor: Bruce Elang